3 proyek penggarapan PLTS terapung di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi PLTS terapung (Asian Development Bank/flickr)

Selama ini umumnya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), banyak diketahui terpasang pada area tanah atau lapang luas, dan atap. Sebenarnya, ada satu lagi lokasi yang dapat dijadikan tempat instalasi pembangkit listrik jenis ini, yaitu air. Bentuknya sendiri dibangun dalam bentuk PLTS terapung.

Lebih spesifik mengenai lokasi, PLTS terapung lazimnya dibangun di atas sebuah bendungan atau waduk. Belum ada yang beroperasi, di Indonesia sendiri PLTS terapung pertama masih dalam proses penggarapan, yang berlokasi di Cirata.

Menyusul PLTS tersebut, ada dua fasilitas serupa yang juga baru memasuki tahap awal pengembangan. Lebih tepatnya, dua fasilitas yang dibangun akan berlokasi di wilayah Sumbawa dan Lombok.

1. Seperti apa wujud PLTS terapung?

(Klaus Leidorf/flickr)

Mengutip penjelasan Kementerian ESDM, PLTS terapung adalah sebuah model PLTS terpusat yang diletakan terapung diatas air seperti danau, waduk, dan sejenisnya, termasuk laut. Keunggulan dari wujud PLTS ini dibanding PLTS terpusat/biasa adalah tidak dibutuhkannya lahan/daratan yang biasanya lebih mahal atau bernilai.

Disebutkan bahwa sejauh ini, baru sedikit negara yang menerapkan PLTS terapung dalam skala besar. Salah satu negara yang sudah lebih unggul dalam hal ini adalah Jepang, yang memiliki PLTS di sebuah kolam yang terletak di Nishihira dan Higashihira.

  PLN Bangun PLTG dan PLTS di Bali, berkelanjutan atau hanya karena euforia G20?

Di saat bersamaan, pembangunan PLTS di atas sebuah ekosistem perairan rupanya juga memiliki sejumlah dampak positif lain. Beberapa di antaranya mengurangi terjadinya penguapan air dan menghambat pertumbuhan gulma lain seperti eceng gondok dan algae.

Masih menurut sumber yang sama, disebutkan jika PLTS jenis ini memiliki efisiensi lebih tinggi dibanding PLTS konvensional yang diletakkan di atas atap atau tanah. Hal tersebut lantaran adanya penurunan temperatur yang dihasilkan dari proses pendinginan air yang berada di bawah sel-sel surya, ketika terpapar sinar matahari.

2. Dua pembangunan di Sumbawa dan Lombok

(France in India/Flickr)

Terbaru, diketahui jika ada proyek penggarapan PLTS terapung yang akan dibangun di dua wilayah Indonesia. Lokasi pertama akan bertempat di Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara itu lokasi kedua bertempat di Bendungan Pandanduri, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Diketahui jika pengembangan PLTS tersebut akan digarap oleh salah satu anak perusahaan milik negara di bidang energi, yakni PT Brantas Energi (BREN).

  Wajib tahu, ini 3 limbah buah yang terbukti dapat menjadi sumber energi

Bicara mengenai kapasitas, untuk yang berlokasi di Bendungan Bintang Bano disebut akan berkapasitas 12 MW. Sementara itu untuk yang berlokasi di Bendungan Pandanduri mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 15 MW.

Tidak sendiri, dalam prosesnya BREN menggandeng BUMN lain yang bergelut di bidang sama, yakni PT Wika Industri Energi (WINNER).

3. Terbesar di ASEAN

pengembangan PLTS terapung Cirata (M Agung Rajasa/Antara)

Kenyataannya, dua PLTS yang disebutkan di atas bukanlah yang pertama. Sebelumnya Indonesia sudah lebih dulu memulai proyek PLTS dengan skala lebih besar, yang dibangun di atas waduk atau bendungan Cirata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Tak hanya menjadi yang pertama di Indonesia, faktanya PLTS terapung tersebut juga digadang-gadang akan menjadi yang terbesar di ASEAN. Digarap oleh PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) yang merupakan anak usaha PLN, penjajakan proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2020.

Mengenai kapasitas, PLTS terapung Cirata diproyeksikan mampu menghasilkan  kapasitas listrik hingga 145 MW. Lebih detail, listrik yang dihasilkan pembangkit ini nantinya akan memasok listrik untuk 50 ribu rumah di wilayah sekitar.

  Benarkah semua Istana Kepresidenan RI sudah pakai energi hijau?

Sedang dalam proses penggarapan, PLTS Cirata ditargetkan akan rampung dan bisa beroperasi mulai November 2022.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya