Kolaboraksi SalamAid dan Gerakan Aksi Cinta Indonesia, berbagi untuk anak-anak di NTT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Meski dilanda pandemi, berdasarkan hasil SSGI ( Studi Status Gizi Indonesia ) tahun 2021 angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6 persen per tahun dari 27.7 persen tahun 2019 menjadi 24,4 persen tahun 2021.
 
Hampir sebagian besar dari 34 provinsi menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2019, dan hanya 5 provinsi yang menunjukkan kenaikan.
 
Hal tersebut menunjukkan bahwa implementasi dari kebijakan pemerintah mendorong percepatan penurunan stunting di Indonesia telah memberi hasil yang cukup baik.
 
 
Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencegah stunting di Indonesia, SalamAid berkolaborasi dengan Benih Baik dan Gerakan Aksi Cinta Indonesia (ACI), melaksanakan program edukasi cegah stunting pada masyarakat di Desa Naunu dan Desa Manusak, Kabupaten Kupang NTT.
 
Selain edukasi, kegiatan tersebut juga memberikan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan anak serta dilengkapi dengan pemberian makan tambahan.
 
Kegiatan ini dilakukan selama dua hari yaitu pada 28–29 Januari 2022 dalam momen peringatan Hari Gizi Nasional dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang juga di bantu oleh Sekolah Alam Manusak melalui Jaringan Sekolah Alam Nusantara.
 
 
“Semoga kolaborasi ini dapat berdampak baik bagi masa depan anak Indonesia sehingga menjadikan kita bangsa yang tangguh.” Ujar Alya tim Medis SalamAid yang ditugaskan langsung ke NTT untuk menjadi koordinator program tersebut.
 
Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah dan terus terlibat dalam setiap proses membangun peradaban melalui program-program Salam Aid.
 
Serving Humanity, Creating Harmony
 
Foto:
  • SalamAid
  Longsor di wilayah Pasaman pasca gempa tak surutkan semangat guru relawan

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya