SalamAid bakal sediakan rumah singgah di Bogor untuk para relawan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Rumah Singgah Relawan di Bogor | SalamAid

Ada kabar gembira untuk para relawan di seluruh Nusantara, khususnya yang tergabung dalam kerelawanan SalamAid Nusantara. Kabar tersebut berupa disediakannya sebuah rumah singgah untuk para relawan SalamAid yang bertandang ke wilayah Bogor, Jawa Barat.

Inisiatif ini dicanangkan Direktur SalamAid, Luthfi Kurnia, yang merasa perlu untuk memberikan fasilitas kepada para relawan secara lebih layak.

Mereka yang datang dari berbagai daerah dalam waktu dekat bisa menempati rumah singgah tersebut, untuk sekadar beristirahat, menjalin silaturahmi, berdiskusi, bahkan melakukan aktivitas kolaborasi antardaerah.

Seperti diutarakan Kang Uut–sapaan Luthfi Kurnia–bahwa dengan banyaknya peristiwa kemanusiaan yang terjadi di Indonesia belakangan ini, mendapat respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Hal itu terlihat dalam bentuk gelombang kerelawanan begitu masif terjadi di mana-mana.

Ada yang mengatasnamakan individu, komunitas, maupun lembaga sosial dan kemanusiaan, yang semuanya  berlomba-lomba menjadi “garda terdepan” membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Ini merupakan pertanda baik tentunya, namun tak perlu heran karena masyarakat Indonesia gemar sekali tolong-menolong dan bergotong royong. Gerakan warisan leluhur tersebut sejatinya masih dipegang erat oleh sebagian besar penduduk Indonesia.
 
”Namun modal semangat saja tak cukup untuk membantu orang lain, apalagi jika peristiwa kemanusiaannya membutuhkan keahlian khusus. Hal inilah yang menjadi perhatian, setiap relawan yang terlatih dan memiliki keahlian tentu akan sangat membantu proses penanggulangan bencana,” ucap Kang Uut.

Bukan rumah singgah biasa

Lantas, apa yang dimaksud dengan bukan rumah singgah biasa? Iya kawan, ternyata rumah singgah yang akan disediakan ini bakal difasilitasi dengan beragam fasilitas penajaman keahlian.

  Tim Qurban Traveler Nusantara SalamAid siap sambangi wilayah pelosok

Pendek kata, di rumah singgah ini para relawan dapat berbagi ilmu, keahlian, peningkatan skill, atau melakukan training-training untuk keahlian tertentu bagi yang baru bergabung sebagai relawan.

Ini merupakan mata rantai regenerasi yang cukup potensial untuk menciptakan relawan-relawan yang tangkas, berkepribadian baik, serta bisa memahami seluk beluk pekerjaan jika diturunkan ke lokasi bencana atau melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan lainnya.

Kehadiran Rumah Singgah Relawan, sambung Luthfi, diharapkan menjadi alternatif dan solusi bagi lahirnya para relawan sejati dengan karakter kepribadian yang kuat, terlatih dan tangkas.

Sahabat Baik mari berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam mewujudkan kawah candradimuka pegiat kemanusiaan dan relawan sejati.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by SalamAid (@salam.aid)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya