Melindungi hutan lewat fenomena dukung idola dari para relawan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi menanam pohon (Noah Busher/Unsplash)

Jika ada satu hal paling sederhana yang bisa dilakukan untuk mengupayakan pemulihan serta pelestarian lingkungan, terutama jika bicara mengenai upaya untuk mencegah pemanasan global, jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah menanam pohon.

Meski mudah jika dilihat dari segi kondisi di lapangan yang selalu mempunyai lahan tak terbatas untuk menjadi tempat tumbuhnya cikal bakal ribuan bahkan jutaan pohon untuk harapan hidup baru, tak dimungkiri jika sejatinya kesulitan justru dihadapi dari segi minimnya kesadaran akan hal tersebut.

Tapi itu dulu, karena kini perlahan tapi pasti mulai banyak orang yang memiliki kesadaran akan pentingnya menanam pohon. Entah sejak kapan dan bagaimana awal mulanya, kesadaran akan hal tersebut kini sudah mulai banyak terlihat sebagai sesuatu yang dilakukan secara masif, bahkan menjadi bagian dari tren dan gaya hidup.

1. Sisi positif di balik dukungan penggemar dan idola

Kampanye menanam pohon untuk idola (Dok. LindungiHutan)

Bagaimana bisa menanam pohon menjadi tren dan gaya hidup? Dari sekian banyak latar belakang, salah satu penyebab yang paling banyak dijumpai saat ini adalah adanya fenomena berupa dukungan yang diberikan dari kelompok penggemar kepada idola mereka di dunia hiburan, baik itu artis, penyanyi, seniman, yang berada di satu negara ataupun luar negeri.

  3 inisiatif komunitas Kolaborasi Bumi soal kepedulian pemuda pada lingkungan

Membahas lebih detail mengenai pelaksanaan, biasanya kelompok penggemar yang tergabung dalam suatu fanclub atau fanbase membentuk suatu project untuk merayakan momen tertentu, salah satu yang paling banyak dijumpai adalah momen ulang tahun idola.

Ingin memberikan apresiasi dan dukungan dalam bentuk kegiatan bermanfaat, aktivitas menanam ratusan hingga ribuan pohon yang terlaksana dalam bentuk menjadi relawan atau berdonasi serta menggalang dana untuk pembelian bibit pohon, belakangan banyak dipilih sehingga menjadi tren yang tak terhindarkan.

Benarkah seberpengaruh itu?

Jangan salah, salah satu contoh nyatanya bisa dilihat dari kalangan penggemar idola tertentu (misalnya di dunia Kpop). Sejak lama, sudah menjadi rahasia umum jika kalangan tersebut merupakan salah satu kelompok militan yang selalu totalitas dalam menjalankan suatu campaign tertentu.

2. Penghargaan untuk diri sendiri

Ilustrasi menanam pohon (citarum_river/Flickr)

Apakah gerakan positif ini hanya banyak dilakukan oleh mereka yang ingin memberikan hadiah untuk idola?

Tentu tidak. Beruntungnya, tak sedikit pula sejumlah orang yang memiliki kesadaran akan pentingnya memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan. Bahkan bagi beberapa orang yang memiliki jiwa kepedulian tinggi, mereka ingin agar keberadaannya secara pribadi dapat bermanfaat bagi lingkungan.

  Andalkan 20.000 sampah sandal jepit, ini potret instalasi seni unik di Bali

Jika kalangan penggemar menjalankan kegiatan penanaman pohon untuk idola, maka ada juga beberapa orang yang melakukan aksi mulia penanaman puluhan bahkan ratusan pohon, sebagai wujud hadiah untuk dirinya sendiri.

3. Peran fasilitator penanaman pohon

Aksi tanam pohon (Dok. LindungiHutan)

Di antara beberapa contoh fenomena pelestarian hutan dan pohon dari tren seperti yang telah disebutkan di atas, pasti tak sedikit pula orang yang mempertanyakan bagaimana keberlanjutan dari pohon-pohon yang ditanam tersebut. Karena pasti, belum tentu atau bahkan rasanya memang tidak mungkin para relawan bisa langsung memantau pohon-pohon yang ditanam satu per satu secara rutin.

Di sini lah keberadaan fasilitator penanaman pohon, atau yang selama ini lebih banyak disebut dengan istilah perusahaan crowdfunding berperan, atau jika lebih spesifik untuk ranah lingkungan lebih populer dengan istilah crowdplanting.

Berperan dalam bentuk mengakomodasi kampanye atau aksi penanaman pohon mulai dari pencarian bibit, penanaman, hingga pemeliharaan pohon-pohon dalam jangka waktu panjang, salah satu penyedia layanan crowdplanting yang hingga saat ini banyak memfasilitasi kegiatan tersebut adalah LindungiHutan.

  Sepenggal cerita relawan SalamAid bersama 5 anak yatim di Cianjur

Dapat dikatakan sebagai platform ‘langganan’ yang dipilih oleh para kelompok penggemar militan atau mereka yang ingin melakukan aksi penanaman pohon, pihak tersebut tercatat sudah berhasil memfasilitasi sebanyak lebih dari 300 ribu penanaman pohon di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih detail, sebagai bukti dari besarnya pengaruh fenomena dukungan penggemar terhadap idola, baru pada tanggal 25 Februari 2022 kemarin mereka telah memfasilitasi penanaman sebanyak 2.168 pohon dari total 5 kampanye yang terdiri dari 4 kampanye perayaan ulang tahun idola, dan 1 perayaan ulang tahun orang pribadi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya