Situ Rawa Kalong, tempat yang dahulunya kumuh kini jadi wisata favorit warga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Situ Rawa Kalong (Arielbybagas/Instagram)

Situ Rawa Kalong menjadi daya tarik baru untuk warga Depok. Hal ini setelah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, Jumat (5/8/2022). Kini masyarakat Depok mulai ramai-ramai mengunjungi tempat tersebut.

Danau ini dahulunya merupakan tempat kumuh dan dipenuhi oleh semak belukar. Bahkan banyak warga yang mengkhawatirkan adanya hewan buas masuk ke pemukiman warga.  Tempat ini diharapkan kembali ke posisi masa lalu.

Lalu bagaimana proses peresmian situ tersebut? Dan apa perubahan dari Situ Kalong tersebut? Berikut uraiannya:

1. Situ Rawa Kalong

Peresmian Situ Rawa Kalong (Tribunnewsdepok)

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan Situ Rawa Kalong di Kota Depok yang telah selesai direvitalisasi, pada Jumat, 5 Agustus 2022. Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil terlihat bersama remaja Citayam Fashion Week, Eka Satria Saputra atau yang dikenal dengan nama Bonge.

Pria yang kerap disapa Kang Emil ini berjalan di atas jembatan terapung dengan disaksikan warga yang hadir. Masyarakat terlihat hadir untuk melihat hasil revitalisasi situ yang memakan biaya Rp20 miliar tersebut.

  Budaya uma lengge, filosofi menyimpan bahan pangan Suku Mbojo agar tidak serakah

Kang Emil, panggilan akrabnya, memperbolehkan masyarakat untuk nongkrong atau berkumpul di Situ Rawa Kalong dengan syarat harus menjaga kebersihan dan menjaga ketertiban. Tempat ini dahulunya merupakan wilayah kumuh, tetapi kini direvitalisasi karena memiliki beragam fasilitas unik.

“Situ Rawa Kalong Depok sudah menjadi ruang publik yang terdesain dan tertata dengan baik,” kata Kang Emil.

Pada peresmian tersebut hadir pula jajaran pejabat Wali Kota Depok M Idris, perwakilan dari Kementerian PUPR dan juga Kepala Dinas Sumber Daya Air Dikky Achmad Sidik. Bonge yang hadir dalam peresmian itu pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah.

2. Daerah kumuh

Situ Rawa Kalong (Aerialbybagas/Instagram)

Situ Rawa Kalong dahulunya merupakan daerah kumuh dan dipenuhi oleh semak belukar. Namun setelah direvitalisasi tempat wisata yang ada di Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok sekarang menjadi situ yang indah.

Muhammad Nurdin, penggagas revitalisasi Situ Rawa Kalong mengatakan selain kumuh dan tak terurus, situ seluas 8,5 hektare itu dahulunya juga menjadi tempat pembuangan sampah domestik, limbah industri, dan keramba ikan yang kurang produktif.

  Hama puthul, serangga yang jadi menu makanan di Gunungkidul

“Sejak 2016, saya bareng kawan-kawan terus memperjuangkan penyelamatan situ ini ke Pemerintah Kota Depok dan Pemda Provinsi Jabar untuk segera direvitalisasi,” kata Nurdin yang juga Ketua Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Curug di Kota Depok.

Namun, setelah direvitalisasi dengan anggaran sekitar Rp21 miliar, kini Rawa Kalong menjadi tempat favorit untuk rekreasi dengan sejumlah fasilitas, di antaranya gedung aula, floating deck, vertical garden, taman lansia, pedestrian, area UMKM, juga terdapat alun-alun kecil yang mengapung di atas air.

3. Warga antusias

Situ Rawa Kalong (SSCI BogorDepok/Instagram)

Alex salah seorang warga mengaku senang dengan adanya revitalisasi Situ Rawa Kalong. Dirinya masih mengingat tempat ini sebagai kawasan yang kumuh, tidak terpelihara, dan semak-semak yang tersebar di kawasan situ.

“Yang kita takutkan adalah ada hewan buas yang nantinya bisa masuk ke pemukiman warga,” ujarnya yang dimuat Detik.

Area danau itu juga disebut angker sehingga warga sampai takut untuk mendekat, tetapi lambat laun menjadi area favorit memancing. Namun lama-kelamaan situ menjadi dangkal dan airnya tercemar. Padahal dahulu banyak bangau dan belibis yang mencari makan di kawasan danau.

  Peyek Daun Kopi, kudapan yang bawa Desa Batu Ampar raih penghargaan

Dari pantauan Detik, akses menuju panggung apung memang masih dikunci. Juga fasilitas toilet umum juga belum dibuka. Namun para warga tetap bisa berkunjung dan menikmati suasana di sekitar danau. Terlihat juga beberapa warga memancing di danau.

Revitalisasi danau ini merupakan komitmen Pemprov Jabar untuk menghadirkan ruang publik berkualitas untuk warga. Adapun dana yang dihabiskan untuk merevitalisasi danau seluas 8,25 hektare mencapai Rp20 miliar.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya