Tidak kalah dengan anjing, kambing ternyata lebih pintar daripada ternak lain

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Kambing dan domba (animalcare.folio3.com)

Masyarakat mengenal kambing hanya sebagai hewan ternak. Nama hewan ini kadang baru populer ketika musim kurban. Padahal kambing merupakan hewan yang sangat pinter. Bahkan kepintaran kambing ini lebih tinggi dibandingkan dengan jenis hewan ternak lainnya.

Tidak hanya cerdas, kambing juga mampu membangun emosional dengan manusia, seperti anjing. Studi tahun 2016 menunjukan bahwa kambing menatap pemiliknya dengan intens. Itu adalah sifat yang dimiliki oleh hewan-hewan peliharaan, seperti anjing.

Lalu bagaimana penelitian bahwa kambing merupakan hewan terpintar? Dan apakah benar hewan ini memiliki emosional sehingga bisa dekat dengan manusia? Berikut uraiannya:

1. Mengenal kambing

Kambing (mawar3025/Flickr)

Kambing hampir tidak pernah dibahas sebagai hewan yang pintar. Padahal tingkat kepintarannya lebih tinggi dibandingkan jenis hewan ternak lainnya. Padahal di negara Barat ada istilah Think Like a Goat atau berpikir layaknya kambing berpikir.

Pakar bidang produksi ternak ruminansia kecil, Fakultas Peternakan IPB Muhammad Baihaqi mengungkapkan karena kecerdasan dan keunikannya, di Inggris kambing telah dijadikan sebagai hewan peliharaan. Kambing mudah diajari dan mudah membangun hubungan dengan pemiliknya.

  Heboh kemunculan harimau jawa di Sukabumi, benarkah hewan ini belum punah?

Namun sebagai hewan peliharaan, jelas Baihaqi, tidak sembarang jenis kambing yang dipilih. Kambing yang bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan adalah kambing mini atau pigmy goat. Selain pintar, kambing mini ini memiliki ukuran tubuh yang mungil sehingga terlihat imut dan menggemaskan.

“Kepintaran kambing itu terbukti karena memang ternyata dapat dijadikan hewan peliharaan. Walau tidak secerdas anjing, tingkat kepintarannya hampir setara dengan kucing dan bisa memiliki bonding dengan manusia sebagai pemiliknya,” terangnya yang dimuat Republika.

2. Kambing banyak akal

Kambing pemakan plastik di Pulai Bungin (Anton Wisuda/Mongabay Indonesia)

Menurut Baihaqi, dibanding dengan domba, tingkah laku kambing lebih ekspresif dan banyak akalnya. Kambing juga memiliki tingkah laku stereotyping atau meniru. Kemampuan ini bisa membuat kambing pintar meniru dan dilatih dengan suatu trik.

Beberapa trik bisa dilakukan oleh kambing seperti mengajari letak pakannya dan letak toiletnya. Dilanjutkan olehnya, dibanding domba dan sapi, kambing juga memiliki kemampuan memanjat pohon untuk memenuhi kebutuhan pakannya.

“Tidak ada jenis rumiansia lain yang memiliki kemampuan seekstrim itu. Sehingga kambing cenderung mudah dikembangbiakkan dan mampu bertahan hidup di daerah ekstrim, seperti lahan kering, karena mampu mencari pakannya sendiri,” tambahnya.

  Pelawan, pohon unik yang bermakna bagi orang Bangka Belitung

Baihaqi juga mengutarakan fakta unik lainya dari sisi taktik dan insting yaitu kambing lebih pintar daripada ternak lainnya. Secara manajemen, hal ini dapat memberikan nilai plus dan minus bagi para peternak. Karena bila kualitas kandang tidak bagus, kambing akan mudah lolos.

“Namun dengan kepintarannya, baik dipelihara secara intensif atau ekstensif akan memberikan beberapa keuntungan. Bila kambing dipelihara dengan sistem diumbar, kambing akan lebih waspada terhadap serangan predator,” ucapnya.

Selain itu, jelasnya, kambing juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya sendiri dengan mencari pakan sendiri. Kambing juga mampu membedakan pemilik dengan bukan pemilik sehingga cenderung sulit dicuri. Hal ini menambah kepintaran kambing itu.

3. Kambing bisa jadi teman?

Kambing (Epen2c/Flickr)

Para peneliti juga yakin karena kepandaiannya, kambing mampu membangun hubungan emosional dengan manusia, layaknya anjing. Studi tahun 2016 menunjukkan bahwa kambing menatap pemiliknya dengan intens. Itu merupakan sifat yang dimiliki oleh hewan-hewan peliharaan seperti anjing.

“Kambing menatap manusia dengan cara yang sama seperti anjing ketika meminta camilan yang tidak dapat diraih,” Kata Christian Nawroth peneliti dari Queen Mary University of London yang dimuat National Geographic.

Dari hasil penelitian itu membuktikan bahwa kambing tidak hanya bisa dijadikan hewan ternak, namun juga hewan peliharaan. Bahkan para ilmuwan berpikir bahwa hanya hewan peliharaan yang mampu membangun hubungan dengan manusia.

  Misteri ratusan paus terdampar dan mati di Australia

Tetapi ada tanda-tanda bahwa kambing memiliki kemampuan itu. Untuk satu hal, mereka merasa nyaman tinggal di luar kawasannya. Dalam studi ini, tim melatih 34 kambing untuk melepas penutup dari kotak hadiah. Kambing tahu harus membuka hadiah itu, namun posisinya terkurung di dalam kandang.

Kambing ini kemudian memalingkan muka ke arah orang yang memberi hadiah dengan tatapan intens mengiba untuk dilepaskan. Dengan kata lain, kambing-kambing itu memodifikasi perilaku mereka berdasarkan audiens manusia mereka.

“Yakni perilaku yang sebelumnya dianggap hanya dimiliki oleh anjing, kucing, dan kuda yang mampu,” paparnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya