5 bunga yang bisa dijadikan teh dengan beragam khasiat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Bunga melati (Anindita Soedarjono/Flickr)
Bunga melati (Anindita Soedarjono/Flickr)

Teh, pada dasarnya tidak hanya terbuat dari daun teh. Secara tradisional, teh merujuk pada minuman yang terbuat dari tanaman Camellia sinensis. Namun demikian, bunga dan tanaman herbal juga bisa dibuat teh yang menyegarkan dan berkhasiat bagi kesehatan.

Beberapa jenis bunga ini memiliki kandungan antioksidan dan nutrisi lainnya yang bisa digunakan sebagai obat alternatif ataupun obat herbal. Obat herbal tak jarang dijadikan pilihan untuk mengatasi dan mengobati beberapa penyakit.

Lalu apa saja bunga yang bisa dijadikan teh? Berikut uraiannya:

1. Bunga Calendula

Bunga Calendula (Paolo Bonassin/Flickr)
Bunga Calendula (Paolo Bonassin/Flickr)

Tanaman calendula digunakan untuk banyak hal berbeda baik dalam versi segar maupun kering. Calendula digunakan untuk membuat sabun, salep, losion, dan pelembab bibir ditambah krim oles penenang lainnya. Bunga calendula yang berwarna kuning dan oranye cerah dan indah bisa juga digunakan sebagai teh.

Bunga calendula telah lama terkenal karena khasiat penyembuhan, dan telah terbukti bermanfaat untuk luka, radang pada kulit dan mulut, serta luka bakar akibat sinar matahari. Teh yang menggunakan calendula dikatakan bisa meredakan pembengkakan pada selaput lendir internal.

  Mengenal 5 jenis keindahan pohon bunga yang ada di Indonesia

Menyeruput teh calendula dapat membantu menyembuhkan tukak lambung, kelenjar getah bening yang tersumbat, dan sakit tenggorokan. Ada yang mengatakan bahwa teh calendula juga dapat meredakan demam karena tubuh mengeluarkan keringat usai meminumnya.

2. Bunga Melati

Bunga melati (Tjahjono Rahardjo/Flickr)
Bunga melati (Tjahjono Rahardjo/Flickr)

Bunga melati memang sudah dikenal lama menjadi bahan dasar untuk teh. Teh melati dikenal dengan aromanya yang menenangkan. Minuman ini telah ada di China sejak 700 tahun lalu. Daun teh longgar berkualitas tinggi dicampur dengan kelopak melati, memberikan teh rasa lembut, agak manis dan aroma aromatik.

Teh melati sangat sehat karena tinggi dalam kelompok antioksidan kuat yang dikenal sebagai katekin. Teh melati menawarkan banyak manfaat kesehatan, termasuk pengurangan risiko kanker, detak jantung yang lebih stabil, tekanan darah, stroke dan kadar kolesterol.

3. Bunga telang

Bunga telang (Choo Yut Shing/Flickr)
Bunga telang (Choo Yut Shing/Flickr)

Teh bunga telang yang berwarna biru dan keunguan sudah banyak dikenal karena khasiatnya. Warna minuman ini akan berubah saat nilai pH berubah, misalnya, jika menambahkan lemon, warna akan berubah dari biru pekat menjadi ungu.

  7 jenis jamur beracun yang bisa sebabkan kematian

Bunga ini termasuk jenis tanaman merambat dari keluarga polong-polongan. Bungan ini cukup terkenal di kawasan Asia karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitian telah menunjukan bahwa teh herbal ini memiliki antioksidan yang bagus.

Selain itu teh bunga telang juga bisa menurunkan resiko diabetes. Hal ini dikarenakan terhalangnya asupan glukosa dari makanan ke tubuh. Teh biru atau teh bunga telang ini baik dikonsumsi untuk orang yang mengidap diabetes melitus tipe 2.

4. Bunga Mawar

Bunga mawar (Donny Ariefianto/Flickr)
Bunga mawar (Donny Ariefianto/Flickr)

Bunga mawar tak hanya memiliki aroma yang harum dan dijadikan sebagai lambang cinta. Bunga mawar juga bisa dijadikan teh dan mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Teh mawar adalah minuman herbal aromatik yang terbuat dari kelopak harum dan kuncup bunga mawar.

Teh bisa diminum tawar atau dengan sedikit madu untuk rasa manis. Rasanya ringan, halus, dengan aroma bunga yang menenangkan. Teh mawar memiliki rasa berkisar dari pahit hingga manis tergantung pada varietasnya. Teh bunga mawar juga memiliki beragam manfaat.

Teh mawar yang terbuat dari air yang membantu menghidrasi tubuh. Minuman teh mawar satu cangkir atau lebih per hari dapat secara signifikan berkontribusi terhadap total asupan air. Teh mawar juga membantu melancarkan metabolisme tubuh.

  Sempat dirawat, gajah sumatra berusia 30 tahun akhirnya mati di Aceh Besar

Kelopak mawar yang tinggi polifenol serta sejumlah antioksidan lainnya, termasuk asam ellagic dan quercetin. Konsumsi makanan dan minuman tinggi polifenol dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker jenis tertentu, penyakit jantung, diabetes tipe 2, serta melindungi otak dari penyakit degeneratif.

5. Kembang sepatu

Kembang sepatu (noenik oetami/Flickr)
Kembang sepatu (noenik oetami/Flickr)

Hibiscus Tea adalah salah satu pilihan yang populer di banyak restoran atau kafe. Bunga ini biasanya dinikmati oleh pecinta teh karena berbagai alasan. The American Heart Association telah menerbitkan laporan yang mengatakan kembang sepatu memiliki khasiat tertentu. 

Teh kembang sepatu dapat menurunkan tekanan darah dalam keadaan tertentu, dan beberapa orang bahkan menggunakannya sebagai minuman olahraga untuk membantu memuaskan dahaga, dalam bentuk es teh. Kandungan yang ada pada bunga sepatu dipercaya secara turun temurun untuk mengobati demam.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya