3 negara ini ‘langganan’ mengalami gempa, apa penyebabnya?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Gempa Jepang (Hikaru Kazushime/Flickr)

Ada berbagai macam jenis bencana yang kerap terjadi, jenisnya sendiri ada yang disebabkan oleh ulah manusia, tapi ada juga yang terjadi secara alami. Bencana yang biasanya disebabkan karena ulah kelalaian manusia di antaranya banjir dan longsor. Sedangkan bencana yang terjadi secara alami dua di antaranya yang saling berkaitan adalah tsunami dan gempa.

Bicara soal gempa, bencana satu ini jadi salah satu yang memberi dampak tak kalah merugikan jika terjadi dalam skala besar, baik dari segi materi atau nyawa. Terutama jika titik pusatnya berada di bawah laut, biasanya akan diikuti oleh bencana susulan yang sangat dihindari, yakni tsunami.

Tak hanya terjadi di negara tertentu, bencana gempa bumi dan tsunami pernah terjadi di hampir semua belahan dunia. Namun di balik itu, terdapat fakta bahwa nyatanya ada beberapa negara yang bisa dibilang ‘langganan’ mengalami gempa bumi. Apa saja negara yang dimaksud?

1. Gempa bumi Jepang

Gempa dan tsunami Jepang tahun 2011 (egbok4919/flickr)

Sudah diketahui secara umum jika Jepang merupakan negara yang langganan ditimpa bencana alam gempa. Tapi sudah diketahui secara umum pula, jika penanganan dan kemampuan Jepang dalam pulih dari bencana gempa dan tsunami secara berkali-kali patut diacungi jempol.

  Ancaman longsor mengintai 10 titik kecamatan di Jakarta

Letak geografis jadi alasan mengapa Jepang begitu sering dilanda gempa. Negeri Sakura tersebut berada di atas titik bertemunya empat lempeng bumi yang berbeda dan aktif bergerak. Lempeng yang dimaksud terdiri lempeng Pasifik, Eurasia, Amerika Utara, dan lempeng Filipina.

Sebelumnya Jepang sendiri sudah memiliki teknologi pengingat gempa yang dinilai ampuh. Bahkan sistem peringatan yang dimaksud dinilai sebagai yang terbaik di dunia. Namun teknologi tersebut rupanya belum mampu menghadapi gempa berkekuatan 9,0 magnitudo yang terjadi di tahun 2011.

Akibatnya pada tahun tersebut, tsunami setinggi 40 meter yang muncul setelah gempa menewaskan sebanyak 15 ribu korban jiwa.

2. China

Gempa China tahun 2008 (PeacefulHeart/Flickr)

Negeri Tirai Bambu ini bukan hanya masuk dalam daftar negara dengan jumlah penduduk terbanyak, namun juga bencana gempa terbanyak. Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Statista, gempa yang terjadi di China sejak tahun 1900-2016 tercatat berada di angka 157 kali.

Meski begitu, disebutkan jika kebanyakan gempa yang terjadi bertitik di wilayah pegunungan barat. Yang beruntungnya, wilayah tersebut dihuni oleh penduduk yang tidak terlalu banyak. Meski begitu, wilayah pegunungan membuat akses tim penyelamat selalu mengalami kesulitan jika ingin melakukan evakuasi saat gempa terjadi.

  Gempa Bali menyentak, sentimen negatif menyeruak

Salah satu bencana gempa terbesar yang terjadi di China berlangsung pada tahun 2008, yang berlokasi di Sichuan. Memiliki kekuatan sebesar 7,9 skala richter, saat itu dilaporkan bahwa getaran gempa terasa sampai Bangkok, Thailand.

Belum sesiap Jepang, saat itu meski skala guncangan lebih kecil dari gempa Jepang tahun 2011, namun angka korban jauh lebih banyak. Yakni di kisaran 85 ribu korban jiwa, 370 ribu korban luka, dan 18 ribu korban hilang.

3. Indonesia

Tsunami Aceh 2004 (Photo RNW.org/Flickr)

Ya, negara yang kita tempati ini nyatanya berada di posisi kedua sebagai negara dengan bencana gempat tersering setelah China. Masih menurut Statista, sejak tahun 1900-2016, gempa besar yang pernah terjadi di tanah air mencapai 113 kali.

Dari ratusan gempa yang terjadi, beberapa di antaranya diikuti dengan bencana tsunami yang juga memporak-porandakan beberapa wilayah. Salah satu yang paling berbekas adalah gempa dan tsunami Aceh (2004), dan Mentawai (2010).

Sama halnya seperti Jepang, alasan utama yang membuat Indonesia kerap mengalami gempa adalah adanya pertemuan berbagai lempeng di bawah titik lokasi tanah air. Tiga lempeng yang menghampiri Indonesia yaitu lempeng Pasifik, Eurasia, dan Indo-Pasifik.

  3 negara ini punya tradisi tanam pohon untuk menyambut kelahiran bayi

Seakan belum cukup, gempa Indonesia juga kerap disebabkan oleh aktifivitas ratusan gunung berapi aktif. Sebagaimana diektahui hampir seluruh wilayah RI juga dilingkupi dengan wilayah Cincin Api Pasifik.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya