5 gunung tertinggi di dunia, siapakah penakluk pertamanya?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Gunung Everest (I am so sorry :(/Flickr)
Gunung Everest (I am so sorry :(/Flickr)

Gunung sering didefinisikan sebagai daratan yang tinggi dari kerak bumi. Beberapa penelitian mengungkapkan terdapat sekitar 108 gunung dengan ketinggian melebihi 7.200 meter. Mayoritas gunung tinggi di dunia terletak di perbatasan negara Nepal, India, China dan Pakistan.

Tentu bisa menjelajah gunung dengan puncak-puncak tertingginya menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menarik, terutama bagi orang dengan jiwa berpetualang. Namun harus tetap diingat, tingginya puncak gunung juga sebanding dengan kesulitannya.

Lalu apa sajakah gunung tertinggi di dunia? Berikut uraiannya :

1. Everest, Nepal (8848 mdpl)

Gunung Everest (Himalayan Trekking Guide & tour Operator In Nepal/Flickr)
Gunung Everest (Himalayan Trekking Guide & tour Operator In Nepal/Flickr)

Gunung Everest disebut gunung tertinggi di dunia karena memiliki elevasi tertinggi di atas permukaan laut. Puncak Gunung Everest adalah 8.848,86 meter (29.031,69 kaki) di atas permukaan laut (mdpl). Tidak ada gunung lain di Bumi yang lebih tinggi dari Everest.

Pertama kali gunung ini didaki oleh Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay pada 1953. Hingga kini daya tarik Gunung Everest masih memikat banyak pendaki. Selain rute Everest Base Camp menuju puncak, jalur trekking menuju base camp juga cukup populer.

Pada 2017, lebih dari 7.600 orang telah mencapai puncak Gunung Everest dan sekitar 300 orang tewas ketika sedang mendaki. Sementara itu pendaki gunung asal Inggris bernama Kenton Cool telah berhasil menyelesaikan puncak ke 16 Gunung Everest yang memecahkan rekor terbanyak.

  3 potret sungai terbersih yang ada di Indonesia

2. K2, Perbatasan Pakistan-China (8611 mdpl)

Gunung K2 (I am so sorry :(/flickr)
Gunung K2 (I am so sorry :(/flickr)

Gunung tertinggi kedua di dunia adalah K2. Gunung ini mengambil nama dari notasi yang digunakan oleh Great Trigonometrical Survey of British India. Pada saat itu, tidak ada nama lokal yang jelas untuk gunung tersebut, sehingga dipilihlah nama itu.

K2 juga dijuluki Savage Mountain. Gunung ini kerap dianggap sebagai salah satu gunung dengan jalur pendakian terberat di dunia. Bahkan, lebih terkenal dari Gunung Everest, meskipun menempati posisi kedua gunung tertinggi di dunia.

K2 memiliki tingkat kematian tertinggi kedua dalam hal pendakian menuju puncak. Dari semua gunung lebih dari 8.000 m, ada sekitar 300 puncak yang berhasil ditaklukkan dan terdapat 77 kematian. Pada 31 Juli 1954, pendaki Italia Lino Lacadelli dan Achille Compagnoni menjadi yang pertama sampai di puncak Gunung K2.

3. Kangchenjunga, Nepal (8586 mdpl)

Gunung Kangchenjunga (Tamaghna Chowdhury/Flickr)
Gunung Kangchenjunga (Tamaghna Chowdhury/Flickr)

Kangchenjunga adalah gunung tertinggi ketiga di dunia. Gunung ini terletak di antara Nepal dan Sikkim di India, dengan tiga puncak di perbatasan dan dua lainnya di Distrik Taplejung Nepal. Memiliki ketinggian 8586 mdpl menjadikan Kangchenjunga sebagai puncak tertinggi di India.

  3 negara ini ‘langganan’ mengalami gempa, apa penyebabnya?

Gunung ini sebenarnya dianggap sebagai gunung tertinggi di dunia hingga 1856. Bukan karena orang tidak tahu tentang Gunung Everest, tetapi karena adanya kesalahan dalam perhitungan. Setelah perhitungan lebih lanjut oleh Great Triginometrical Survey of India, ditemukan bahwa gunung ini tertinggi ketiga di dunia.

Pada 25 Mei 1955, dua pendaki asal Inggris Joe Brown dan George Band menjadi pendaki pertama yang berhasil mendaki Gunung Kangchenjunga. Sementara itu dari total 209 pendakian, terdapat lebih dari 40 pendaki yang meninggal dunia.

4. Lhotse, perbatasan Nepal-Tibet (8516 mdpl)

Gunung Lhotse (I am so sorry :(/Flickr)
Gunung Lhotse (I am so sorry :(/Flickr)

Lhotse menempati posisi keempat dalam daftar gunung tertinggi di dunia. Rute mendaki Lhotse sama dengan mendaki Gunung Everest dari Base Camp Everest, sampai Anda melewati Camp 3 dan kemudian berangkat ke Reiss couloir dari Lhotse Face, dari sinilah puncak Lhotse dapat dicapai.

Lhotse dapat dikatakan seperti adik dari Gunung Everest yang terabaikan. Everest mendapat semua perhatian, sementara Lhotse meskipun sering dianggap lebih menarik secara visual, secara keseluruhan kurang begitu diminati oleh para pendaki.

  Mengenal satu-satunya negara di dunia yang bebas emisi karbon

Puncak utama Lhotse pertama kali didaki pada tahun 1956, Lhotse Middle sebenarnya tetap menjadi titik tertinggi yang belum pernah didaki selama beberapa dekade. Namun tim ekspedisi Rusia berhasil menaklukkannya pertama kali pada 2011.

5. Makalu, Nepal (8485 mdpl)

Gunung Makalu (I am so sorry :(/Flickr)
Gunung Makalu (I am so sorry :(/Flickr)

Makalu merupakan urutan kelima dari rangkaian gunung tertinggi di dunia yang memiliki tinggi 8.000 mdpl di Everest Massif, Nepal. Puncaknya pertama kali ditaklukan oleh ekspedisi Prancis yang dipimpin oleh Jean Franco pada tahun 1955.

Pendakian mereka paling menonjol karena semua orang dalam tim beranggotakan sepuluh orang ekspedisi berhasil mencapai puncak. Pada masa itu, biasanya hanya satu atau dua pendaki dari setiap tim yang mencapai puncak gunung dalam sebuah ekspedisi.

Dua orang pertama mencapai puncak pada 15 Mei 1955, kemudian disusul empat orang keesokan harinya, lalu empat lagi naik sehari setelah itu. Gunung ini memiliki wilayah yang sedikit terisolir dari gunung-gunung lain di Nepal, membuat Makalu menjadi salah satu gunung dengan trek tersulit di dunia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya