Fenomena jenazah manusia yang muncul dari Danau Mead saat kering

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Danau Mead Marina (AP1003/Flickr)

Jenazah manusia dilaporkan terus bermunculan di Danau Mead, Nevada, Amerika Serikat. Beberapa saat lalu, tepatnya 25 Juli, jenazah manusia ketiga ditemukan di danau terbesar di Amerika Serikat itu. Kala itu ketinggian air telah surut ke posisi terendah dalam sejarah.

Peristiwa ini terjadi diduga karena perubahan iklim sehingga mengangkat jenazah tubuh manusia yang telah tertimbun ribuan tahun silam. Penurunan permukaan air bisa turut mengungkap kasus-kasus kematian yang tersembunyi pada masa silam.

Lalu bagaimana kisah penemuan jasad ini? Dan apa yang terungkap dari fenomena tersebut? Berikut uraiannya:

1. Danau Mead

Danau Mead (Little bird3333/Flickr)

Danau Mead yang selama ini digunakan sebagai waduk dan tempat penampungan air, kondisinya kini mengering. Namun hal yang menarik adalah banyak ditemukan jenazah mengapung di permukaan.

Jenazah manusia dilaporkan terus bermunculan di danau yang berada di Nevada, Amerika Serikat ini. Beberapa saat lalu, tepatnya 25 Juli, jenazah manusia ketiga ditemukan di danau terbesar di Amerika Serikat.

Sebelumnya pada bulan Mei, seorang saksi telah menemukan sisa-sisa tubuh berusia puluhan tahun. Tampaknya tubuh itu telah ditembak lalu dimasukan ke dalam tong di danau.

  72 persen tanah pertanian Indonesia sedang sakit, bagaimana solusinya?

Lalu seminggu kemudian, ada dua perempuan bersaudara yang tengah mengayuh perahu di danau juga menemukan satu kerangka manusia. Lalu apa sebenarnya penyebab kejadian tersebut?

2. Penjelasan ilmiah

Danau Mead (Michael Trinh/Flickr)

Dikutip dari Science Alert, Kamis (28/7/2022) yang dimuat Kompas, para ahli mengatakan sisa-sisa tubuh yang baru ditemukan ini kemungkinan baru permulaan. Saat perubahan iklim yang disebabkan manusia menghangatkan planet dan menyebabkan kekeringan, sisa-sisa tubuh dari masa lalu kemungkinan akan terus bermunculan.

Penurunan permukaan air itu pun akhirnya juga bisa mengungkap kasus-kasus kematian yang tersembunyi di bawah permukaan air selama bertahun-tahun. Para ahli berharap sisa-sisa tubuh manusia akan terungkap seiring waktu karena permukaan air terus menyusut.

“Bagi kami, itu (penurunan permukaan air) berpotensi untuk menemukan orang hilang. Ini hanya akan mengungkapkan lebih banyak hal yang ada di air yang biasanya tak Anda ketahui,” papar Eric Bartelink, antropolog forensik di Chico Human Identification Lab California State University.

3. Kondisi danau

Danau Mead Marina (AP1003/Flickr)

Ketinggian air di Danau Mead telah turun drastis sejak tahun 2000. Citra satelit terbaru dari NASA menggambarkan penurunan drastis permukaan air yang telah merosot ke titik terendah sejak danau diisi dengan air pada tahun 1930 an.

  Lapisan es zombi mencair: permukaan air laut bisa naik seperempat meter

Danau Mead sendiri punya kapasitas maksimum 327 meter, namun kini telah berkurang hingga ketinggian air menjadi 317 meter. Reservoir terbesar di Amerika Serikat ini telah memasok air ke jutaan orang ke tujuh negara bagian, tanah suku, dan Meksiko Utara,” jelas NASA dalam rilis beritanya.

Namun sekarang, penurunan air telah memberikan ilustrasi gamblang tentang perubahan iklim dan kekeringan jangka panjang yang mungkin terjadi. Lebih lanjut, gletser yang mencair karena suhu global yang menghangat juga turut mengungkap artefak dan sisa-sisa manusia yang sebelumnya tersembunyi.

Baru-baru ini Mongolia barat dan Norwegia, es yang mencair telah mengekspos artefak yang sebelumnya beku, termasuk peralatan kuno, tali, tombak, dan panah. 

Arkeolog di Universty of Coloradi Boulder, William Taylor menyebut berkat pencairan es itu para ilmuwan memiliki kesempatan untuk mengamankan benda-benda tersebut sebelum rusak atau terdegradasi oleh cuaca dan paparan unsur-unsur lain.

Namun di sisi, gelombang laut juga dapat mengancam situs-situs suci dan penting secara budaya. Misalnya sisa-sisa leluhur di Hawaii yang secara tradisional terkubur di sepanjang pantai, akhirnya terekspos oleh naiknya permukaan laut dan erosi pantai.

  Pernah kuasai Greenland, mengapa Bangsa Viking malah meninggalkannya?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya