Gurun Kubuqi dan kisah sukses China sulap gurun pasir jadi lahan hijau

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Gurun Kubuqi (Bai Bin/Flickr)

Penggurunan masih menjadi salah satu masalah yang sangat mendesak yang dihadapi oleh umat manusia. Data menunjukan bahwa lebih dari 2 miliar orang dari 167 negara dan wilayah di muka Bumi berada di bawah ancaman penggurunan.

Namun berkat upaya pengendalian pasir selama bertahun-tahun, China telah sangat sukses menghadapi masalah tersebut. Hal ini terlihat dari Gurun Kubuqi yang menjadi kasus yang sangat baik. Gurun ini kini telah meningkat secara ekologi dan menjadi hijau.

Lalu bagaimana China bisa mengubah gurun ini menjadi hijau? Dan apa manfaatnya bagi China sendiri? Berikut uraiannya:

1. Gurun Kubuqi jadi hijau

gurun kubuqi (Conor Gask/Flickr)

Gurun Kubuqi merupakan gurun terbesar ketujuh di China yang terletak di wilayah otonomi Mongolia Dalam. Sekitar 30 tahun yang lalu, gurun ini masih menjadi ‘lautan kematian’ bahkan untuk burung. Namun upaya penghijauan telah berhasil membuat lebih dari 646.000 hektare padang pasir menjadi hijau dan subur.

Kini di gurun tersebut keanekaragaman hayati telah dipulihkan dan ekologi juga meningkat secara nyata. Upaya ini juga mengangkat lebih dari 100.000 orang keluar dari kemiskinan. Pada tahun 2015, komunitas aforestasi Kubuqi memenangkan penghargaan Champions of the Earth, penghargaan tertinggi dari PBB.

  Dugong resmi punah di China, apa dampak kepada manusia dan alam?

“Memiliki pengguruan di Gurun Kubuqi memberikan pengalaman bagi China dalam perawatan lingkungan serta mencapai tujuan agenda 2030,” ujar Presiden China, Xi Jinping yang dimuat Sari Agri.

Model Kubuqi telah menjadi lambang tahun eksplorasi China dalam pengendalian disertifikasi ilmiah. Selama beberapa dekade, China memberlakukan Undang-Undang untuk mencegah dan mengendalikan penggurunan. Aturan ini termasuk hukum pertama di dunia untuk mengatasi penggurunan.

Proyek ekologi utama, termasuk melindungi sabuk perlindungan dan hutan alam, terutama di barat laut, timur laut, dan utara China dan di sepanjang Sungai Yangtze, juga telah dilakukan. Upaya itu mengubah lebih banyak tanah tandus menjadi oasis.

2. Proyek besar

Gurun Kubuqi (Bai Bin/Flickr)

Lebih dari setengah lahan penggurunan China telah dapat dikelola pemerintah dan dipulihkan selama beberapa dekade terakhir. Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional (NFGA) mengatakan mereka akan terus memerangi disertifikasi dan kekeringan.

Sejauh ini China telah berhasil mengurangi lahan gurun lebih dari 4,33 juta hektare menjadi lahan hijau sejak 2012. Dan pada tahun 2025, China kembali menargetkan mengubah 2 juta hektare lahan gurun menjadi lahan hijau. Serangkaian proyek ini secara bertahap dilakukan untuk membangun penghalang ekologi hijau.

  Panorama keindahan danau terdalam dan tertua di dunia, usianya 25 juta tahun

Secara khusus, tiga daerah berpasir utama Maowusu, Hunshandake, dan Horqin, dan daerah sekitarnya Gurun Kubuqi telah berhasil diubah menjadi sebuah oasis. Pencapaian ini setelah Xi Jinping menekankan pentingnya mengadopsi restorasi ekosistem gunung, sungai, hutan, lahan pertanian, danau, padang rumput, dan gurun.

Sejak tahun 2019, kontrol gurun pasir selalu menjadi topik selama diskusi Xi dengan anggota parlemen dari Daerah Otonomi Mongolia selama pertemuan legislatif nasional tahunan di negara itu. Selama diskusi ini, dia menggarisbawahi pentingnya menciptakan desain tingkat atas dalam perawatan ekologis.

Salah satu upaya reboisasi yang dilakukan di Hutan Babusha, telah menciptakan keajaiban hijau yang mengubah wajah gurun di kawasan itu. Berkat itu, 64 juta hektare pohon telah ditanam di China selama beberapa dekade terakhir dan tutupan hutan negara telah mencapai 23,04 persen, naik 2,86 poin persentase dari tahun 2012.

3. Pro dan kontra

gurun kubuqi (Huffey/Flickr)

Air merupakan aspek yang paling penting dalam proses penghijauan gurun. Namun, air bukanlah sumber daya yang paling tersedia di gurun. Kondisi ini menghasilkan teknologi seperti bahan penahan air khusus dan teknik kondensasi. 

  Kerja sama Indonesia dan Turki di bidang LHK, apa programnya?

Di Kota Ourzazate, Maroko, pemerintahnya berhasil mengubah air limbah menjadi air yang dapat digunakan untuk irigasi dan mampu membantu penghijauan lahan kering. Sementara itu, Proyek Hutan Sahara menggunakan panel surya dan turbin angin untuk membantu mengatasi masalah air.

Sementara itu mengubah lahan gurun yang gersang menjadi tanah yang mampu menopang kehidupan merupakan sebuah tantangan. Salah satu caranya dengan menambahkan karbon pirogenik. Senyawa ini hanyalah produk dari bahan organik yang tidak terbakar sempurna, misalnya arang, karbon hitam, dan jelaga.

Namun beberapa ilmuwan telah memperingatkan tentang kehati-hatian terhadap hilangnya ekosistem gurun karena penghijauan gurun. Pasalnya ekosistem gurun dan padang rumput semi gersang, sama seperti ekosistem lainnya di Bumi, memiliki tempat kritis di dunia.

Menciptakan hutan baru berarti mengancam kehidupan liar yang bergantung pada posisi gurun. Salah satu contohnya adalah upaya penghijauan Hutan Yetir di Israel. Proyek ini bertujuan untuk memperluas perbatasan Yetir dan mencegah penggurunan di daerah tersebut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya