Madagaskar, pulau tertua di dunia dengan kekayaan alam yang mengagumkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Madagaskar (nunatak .nl/Flickr)
Madagaskar (nunatak .nl/Flickr)

Terdapat banyak pulau-pulau di Bumi ini. Di Indonesia saja terdiri antara 17 sampai 18 ribu pulau. Bayangkan banyaknya pulau yang ada di seluruh dunia. Tetapi pernahkah kalian bertanya-tanya, pulau apa yang paling tertua di dunia? 

Madagaskar berdasarkan guinnessworldrecord.com, ternyata tercatat sebagai pulau tertua di dunia. Madagaskar disebut telah menjadi pulau sejak puluhan juta tahun yang lalu. Kini Madagaskar telah menjadi negara sendiri yangmemiliki keragaman flora dan fauna.

Lalu bagaimana cerita tentang Pulau Madagaskar ini? Dan apa saja keunikan yang terdapat di pulau ini? Berikut uraiannya:

1. Pulau tertua di dunia

Madaskar (nunatak .nl/Flickr)
Kontuk geografis Pulau Madaskar (nunatak .nl/Flickr)

Madagaskar masih tercatat sebagai pulau tertua di dunia menurut data Guinness World Records. Pulau ini telah menjadi pulau terpisah sejak 80 juta hingga 100 juta tahun yang lalu. Pulau ini terpisah dari subkontinen India dan Afrika.

Madagaskar terpisah dari lempeng India sekitar 88 juta tahun yang lalu dan dengan demikian menjadi pulau tertua di planet ini. Pulau ini adalah daratan tua, sama seperti Australia, sehingga tanahnya banyak bahan mineral akibat tidak adaya aktivitas vulkanik.

Tidak hanya menyandang gelar pulau tertua di dunia, Madagaskar juga menyandang gelar pulau terbesar keempat di dunia. Pulau ini memiliki luas wilayah 587.041 kilometer persegi. Ada 26,2 juta populasi di Madagaskar menjadikannya negara yang lebih padat daripada Australia, Sri Lanka, Belanda, dan Rumania.

  Ilmuwan temukan penampakan monyet misterius di hutan Kalimantan

Manusia pertama yang menghuni Madagaskar berasal dari Indonesia khususnya dari Kalimantan Selatan (suku Banjar), dan diperkirakan akibat hubungan dagang masyarakat Nusantara ke pantai timur Afrika pada awal-awal abad Masehi.

Penduduk Madagaskar sekarang adalah campuran dari kedua kelompok tersebut (Afrika dan Indonesia) dengan berbagai derajat. Walaupun berbeda asal usul, semua warga berbicara dengan bahasa yang sama walaupun berbeda secara dialek.

2. Memiliki keragaman hayati

Lemur mata biru Madagaskar (Mathias Appel/Flickr)

Akibat isolasi ratusan juta tahun tersebut, flora dan fauna Madagaskar sangat khas dan banyak spesies endemik ditemukan di sana. Keadaan ini mirip dengan yang terjadi pada Pulau Sulawesi. Sebanyak 80 persen spesies yang ada di Madagaskar tidak ditemukan di tempat lain.

Salah satu hewan yang ditemukan di Madagaskar adalah Silky Sifaka atau lemur. Ini merupakan mamalia paling langka di Bumi. Populasi hewan ini di Madagaskar hanya kurang dari 1.000 ekor saja. Karena itu hewan ini telah masuk daftar merah yang sangat terancam punah.

Madagaskar merupakan rumah bagi hingga 12.000 spesies tanaman -70 persen sampai 80 persen di antaranya endemik. Sehingga menjadikannya salah satu tempat dengan flora paling beragam yang ada di planet ini. Salah satu tanaman Madagaskar yang paling terkenal adalah pohon baobab.

  Keindahan Pulau Derawan yang terancam hilang akibat abrasi

Baobab biasanya tumbuh di daerah yang kering di Madagaskar. Pohon ini menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara menyimpan cadangan air dalam jumlah besar pada batangnya yang seperti umbi. Masyarakat Malagasi setempat memanfaatkan cadangan air tersebut ketika mereka haus.

Madagaskar juga memiliki hampir 1.000 spesies anggrek yang telah diketahui, dan 85 persen di antaranya endemik. Salah satu tanaman di Madagaskar dimanfaatkan sebagai pengobatan penyakit kanker. Tanaman itu tapak dara, dimanfaatkan untuk mengobati penyakit atau limforma hodgkin dan leukimia pada anak-anak.

3. Situs kekayaan dunia 

Salah satu monumen monarki di Madaskar (Freddy Johansen/Flickr)

Madagaskar juga memiliki tiga Situs Kekayaan Dunia yang diakui oleh UNESCO. Satu merupakan situs budaya dan dua lainnya merupakan situs alam. Pertama adalah Royal Hill of Ambhohimanga adalah bukit dengan kompleks bangunan benteng dan pemakaman.

Tempat ini menjadi tempat yang sakral dan merupakan identitas negara Madagaskar. Tempat ini dijadikan tempat beribadah oleh warga setempat. Tempat ini merupakan saksi luar biasa bagi perkembangan peradaban di Madagaskar antara abad ke 15 dan ke 19.

  Jadi negara yang terancam tenggelam, Maladewa bangun kota terapung

Kemudian ada Hutan Hujan Atsinanana meliputi enam taman nasional yang tersebar di Pulau Madagaskar. Hutan ini diyakini memiliki peran yang siginifikan dalam proses ekologi dan menjaga biodiversitas Madagaskar. Sayangnya kawasan hutan ini dihadapkan pada ancaman yang mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya.

Ancaman tersebut berasal dari pemanfaatan daerah hutan untuk bidang pertanian. Tak hanya itu, populasi fauna dan flora hutan ini juga terancam oleh aksi perburan, penebangan pohon serta penambangan permata yang kian merajalela.

Selanjutnya ada Hutan Baku Kapur Tsingy de Bemaraha yang merupakan situs alam yang dipenuhi batu kapur yang menjulang. Hutan ini terletak di tebing Sungai Manambolo. Keunikan yang dimiliki hutan ini membuat situs ini layak menjadi Situs Kekayaan Dunia oleh UNESCO.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya