Mengenal deretan kebun raya andal yang ada di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Kebun Raya Bali
Rumah kaca kaktus di Kebun Raya Bali (Eka Karya) (Will Will/Flickr)

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan istilah Kebun Raya, dan satu yang paling banyak dikenal adalah Kebun Raya Bogor. Kawasan ini identik dengan wujud lahan luas yang menjadi lokasi dari berbagai jenis flora baik yang berjenis langka hingga endemik.

Saat ini kebun raya lebih umum dipandang sebagai salah satu bentuk destinasi wisata alam. Padahal, di samping itu ada tujuan utama dari keberadaan suatu kebun raya, yakni sebagai kawasan konservasi flora secara ex situ.

Di Indonesia sendiri sebenarnya ada banyak kebun raya yang tersebar di setiap penjuru wilayah. Misalnya saja Kebun Raya Batam, Kebun Raya Solok (Sumatra Barat), Kebun Raya Jagatnatha (Bali), Kebun Raya Sriwijaya (Sumatra Selatan), dan masih banyak lagi.

Namun di samping itu, ada empat kebun raya yang hingga saat ini cukup diunggulkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai pengelola. Apa saja kebun raya yang dimaksud?

1. Kebun Raya Bogor (KRB)

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by pajar (@fajar.p27)

Yang satu ini bisa dibilang paling populer di kalangan masyarakat khususnya untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Berada di pusat Kota Bogor, Jawa Barat, dan berdekatan dengan Istana Presiden. Pertama kali didirikan tahun 1817, awal mulanya KRB hanya akan digunakan sebagai kebun percobaan bagi tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda.

  Rafflesia arnoldii R.Br pertama kalinya di dunia mekar di luar habitatnya

Namun pada perkembangannya, KRB dapat dikatakan mengawali perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus wadah bagi ilmuwan bidang botani di Indonesia. Dari tempat ini pula lahir beberapa institusi ilmu pengetahuan bahkan kebun raya lain. Dua di antaranya adalah Kebun Raya Cibodas, Laboratorium Treub, serta Museum dan Laboratorium Zoologi.

Memiliki luas area sekitar 87 hektare, Kebun Raya Bogor menjadi rumah bagi koleksi tumbuhan sebanyak 12.531 spesimen. Tumbuhan tersebut kemudian dikelompokkan kembali ke dalam 3.228 jenis, 1.210 marga, dan 214 suku.

2. Kebun Raya Cibodas

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Jeffri & Lucy 🚩JKTDELICACY.com (@jktdelicacy)

Merupakan perkembangan dari KRB, kebun ini didirikan oleh kurator KRB bernama Johannes Ellias Teijsmann pada tahun 1852. Sama-sama berada di Jawa Barat, Kebun raya ini berlokasi di kaki Gunung Gede dan Pangrango pada ketinggian kurang lebih 1.300-1.425 mdpl.

Memiliki luas sekitar 84,99 hektare, kebun raya cibodas memiliki sebanyak 2311 jenis tanaman hidup yang terdiri dari sebanyak 11.746 spesimen.

  Dikenal tahan banting, ratusan ikan sapu-sapu mati mengambang di sungai Jakarta

Bagian menarinya, ada beberapa bagian dari Kebun Raya Cibodas yang terkenal di kalangan pengunjung. Di antaranya Taman Sakura, dengan keelokan bunga sakura khas Jepang yang akan mencerahkan mata. Selain itu, ada juga rumah kaca yang menyimpan sekitar 350 jenis kaktus dan 360 anggrek.

3. Kebun Raya Purwodadi

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by EXPLORE PASURUAN (@pasuruan.kekinian)

Lebih muda, kebun raya yang berada di Pasuruan, Jawa Timur ini merupakan cabang kedua dari pengembangan KRB. Didirikan pada tahun 1941, Kebun Raya Purwodadi memiliki peran dan fungsi mengkoleksi tumbuhan yang hidup di dataran rendah kering.

Meski sudah didirikan sejak tahun 1941, namun pembukaannya untuk publik sendiri baru dilakukan pada tahun 1963. Berada di ketinggian 35 mdpl, luas lahan dari kebun raya ini berada di kisaran 85 hektare.

Bicara mengenai koleksi, Kebun Raya Purwodadi memiliki sebanyak 14.534 spesimen tanaman yang terdiri dari 3.770 jenis, 988 marga dan 150 suku. Beberapa koleksi tanaman yang ada di kebun ray aini terdiri dari anggrek, paku-pakuan, tanaman obat, palem, dan masih banyak lagi.

  Ramai alat Nikuba mengubah air jadi bahan bakar alternatif, apa kata para ahli?

4. Kebun Raya Bali

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kebun Raya Bali (@kebunraya_bali)

Bukan hanya menjadi cabang ke-3 KRB, Kebun Raya Bali juga menjadi kebun raya pertama di luar Pulau Jawa pada saat dibangun tahun 1959. Dikenal juga dengan nama Kebun Raya Eka Karya, lokasinya berada di Candikuning, Kabupaten Tabanan.

Karena merupakan cabang terakhir yang dibuat, kala pertama kali dibangun koleksi floranya banyak didatangkan dari Kebun Raya Bogor dan Cibodas. Meski jadi cabang KRB terakhir yang dibangun, faktanya Kebun Raya Bali merupakan kebun raya terbesar yang ada di Indonesia. Lahannya mencapai 157,5 hektare, nyaris dua kali lipat dari Kebun Raya Bogor, Cibodas, dan Purwodadi.

Memiliki sebanyak 2.100 spesies tumbuhan, menariknya tidak hanya flora namun Kebun Raya Bali juga menjadi tempat pengamatan burung. Disebutkan jika ada lebih dari 79 jenis burung yang ada di kebun raya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya