Ini dia 5 Provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi perkebunan kopi (Anton Muhajir/flickr)

Tak akan habis kalau membahas soal keunggulan Indonesia dalam hal komoditas yang berasal dari alam. Kali ini, sumber daya alam yang membuat Indonesia ada di jajaran negara unggul berhubungan dengan gelar negara penghasil kopi.

Di tahun 2020, International Coffee Organization merilis laporan mengenai negara apa saja yang ada di posisi terbatas sebagai penghasil kopi terbesar dunia. Hasilnya, Indonesia ada di peringkat 5 besar.

Lebih detail, Indonesia ada di peringkat ke-empat tepat setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Di tahun tersebut, Indonesia tercatat menghasilkan sebanyak 11,95 juta karung kopi. Sementara itu setahun setelahnya, BPS mencatat produksi kopi di Indonesia mencapai 774,60 ribu ton.

Melihat banyaknya jumlah tersebut, dari mana saja sebenarnya kopi-kopi yang dihasilkan Indonesia berasal? Ini dia 5 provinisi penghasil kopi terbesar di RI:

1. Sumatra Selatan

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Keisya Coffee Bean (@keisyacoffeebean)

Sudah banyak diketahui, kalau pulau Sumatra memang jadi salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di tanah air. Mengutip Republika, dijelaskan kalau secara umum biji kopi asal Sumatera memiliki bentuk yang tebal, dengan tingkat keasaman yang rendah.

  Indonesia lirik sorgum sebagai pengganti gandum yang mulai menipis di pasar

Lebih detail, daerah spesifik yang dikenal punya perkebunan kopi paling besar adalah Sumatra Selatan. Provinsi Sumatra Selatan punya luas lahan perkebunan kopi sebesar 249.963 hektare, di mana mayoritas produksinya berasal dari perkebunan rakyat.

Sementara itu lokasi spesifik, kawasan perkebunan kopi populer di Sumsel dapat dijumpai di Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, dan Empat Lawang. Sedangkan untuk jenis kopi yang unggul di provinsi ini sendiri berjenis robusta.

2. Penghasil kopi Provinsi Lampung

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by 𝓚𝓸𝓵𝓪𝓶_𝓲𝓭 (@kolam_id)

Sama seperti Sumsel, robusta juga jadi jenis kopi yang populer dihasilkan di Lampung. Luas perkebunan kopi di provinsi ini sendiri mencapai 156.836 hektare. Dengan luas perkebunan sebesar itu, hasil panennya disinyalir mampu menyumbang sebanyak 17,44 persen dari keseluruhan komodita skopi yang dihasilkan Indonesia.

Salah satu perkebunan kopi yang terkenal dan cukup besar di Lampung dapat dijumpai di Ulu Belu. Di mana hasil panennya tak hanya tersebar di pasa nasional, namun juga pasar internasional denngan keberhasilan ekspor ke luar negeri.

  Kuota Pertalite dan Solar menipis, kiamat kecil bagi masyarakat

3. Aceh Tengah

tanaman kopi gayo Takengon, Aceh (winbathin/flickr)

Jika mendengar nama Aceh, jenis kopi yang pasti otomatis langsung terlintas di pikiran adalah kopi gayo. Ada yang menyebut, kopi dari Aceh juga menjadi primadona dalam dunia perkopian. Di wilayah Aceh Tengah terdapat dataran tinggi gayo yang dikenal menjadi pusat tumbuhnya kopi jenis arabika berkualitas unggul.

Secara spesifik, disebutkan kalau luas area perkebunan kopi di Aceh mencapai 125.443 hektare. Sedangkan beberapa daerah spesifik penghasil kopi dapat ditemui di Kabupaten Aceh Tengah, Kab. Takengon, Kab. Gayo Lues, dan Kab. Bener.

4. Sumatra Utara

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Meuradu Kopi (@meuradu_kopi)

Dari total komoditas kopi yang dihasilkan Indonesia, sekitar 9,9 persennya berasal dari provinsi Sumatra Utara. Luas perkebunan kopi yang ada di provinsi ini mencapai 95.263 hektare. Lebih detail, wilayah perkebunan kopi dapat dijumpai di kawasan Mandailing Natal atau Panyabungan.

  Minyak nabati hadapi krisis pasokan dan harga terus naik

Keunikan dari kopi asal Sumatra Utara memiliki daya tarik yang amat besar, bahkan dilirik masyarakat dunia akibat cita rasanya. Salah satu jenis kopi yang populer dari provinsi adalah kopi arabika sumatra mandailing.

5. Jawa Timur

Kebun kopi di Jawa Timur (ypkgm lumajang jatim/flickr)

Berpaling dari pulau Sumatra, provinsi penghasil kopi lainnya dapat dijumpai di Jawa Timur. Provinsi satu ini memiliki total area perkebunan kopi mencapai 89.894 hektare. Seperti yang diketahui, Jawa Timur sendiri merupakan wilayah yang banyak memiliki gunung api.

Abu vulkanik yang muncul dari berbagai erupsi di kawasan ini diyakini dapat menyuburkan tanah. Sehingga area perkebunan kopi di Jawa dianggap tak kalah unggul dari yang ada di Sumatra.

Secara keseluruhan, disebutkan bahwa produksi kopi di Jawa Timur menyumbang sebesar 9,7 persen dari total komoditas kopi yang dihasilkan Indonesia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya