Hari Pari Manta Sedunia dan upaya pelestarian agar tetap bisa menari

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ikan pari manta (Ralph Lightman/Flickr)

Pada tanggal 17 September untuk pertama kali diperingatinya hari pari manta sedunia. Di Indonesia pari manta telah ditetapkan sebagai jenis ikan yang dilindungi penuh melalui Kepmen KP No.4 Tahun 2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Pari Manta.

Ikan Pari Manta menjadi salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia yang saat ini sudah hampir punah, namun, masih bisa dijumpai di sejumlah perairan di Raja Ampat. Sangat penting data populasi ikan hingga peran stasiun ikan pari manta di Raja Ampat.

Lalu bagaimana ikan pari manta ini sendiri? Dan upaya perlindungannya di Indonesia? Berikut uraiannya:

1. Ikan pari manta

Ikan pari manta (Elias Levy/Flickr)

Ikan pari manta (Manta birostris) adalah ikan yang pintar. Ikan ini memiliki otak terbesar di antara ikan berdarah dingin lainnya. Otak ini membuat ikan pari manta memiliki fungsi kognitif yang baik, seperti yang dimiliki oleh lumba-lumba, primata, dan gajah.

Ciri khas ikan pari manta adalah bagian atas tubuhnya di bagian bahu terdapat bagian berwarna putih berbentuk 2 segitiga. Hal ini membuat ilusi optik seolah terdapat huruf T berwarna hitam di punggung ikan pari raksasa ini.

Selain itu ikan ini juga bisa dikenali dengan cuping kepala yang disebut dengan gill plates. Gill plates terletak di ujung mulut ikan pari manta dan berwarna hitam. Bagian inilah yang sering diburu para pemburu liat dan menyebabkan populasi ikan pari manta terancam.

  Kolaborasi dan inovasi untuk kembalikan kejayaan nilam Aceh

Berbeda dengan ikan pari lainnya, ikan pari manta tidak memiliki duri pada ekornya. Ikan pari manta juga menggunakan mulutnya yang besar untuk menyaring plankton dan ikan kecil dari perairan untuk menjadi makananya.

Cara berkembang biak ikan pari manta adalah dengan vivipar. Ikan pari manta betina hanya bisa melahirkan satu ekor bayi dalam dua hingga tiga tahun sekali. Masa kehamilannya pun cukup panjang yakni hampir satu tahun.

2. ikan pari manta di Indonesia

Ikan pari manta (Ralph Lightman/Flickr)

Indonesia sendiri merupakan rumah bagi dua dari enam jenis pari manta yang ada di dunia, yaitu pari manta karang (Manta alfredi) dan pari manta oseanik (Manta birostris). Manta karang dapat mencapai tubuh lima meter, sedangkan manta oseanik bisa lebih besar.

Meski berukuran fisik besar, manta tergolong ikan jinak dan mampu berinteraksi dengan manusia. Ini mirip dengan ikan lumba-lumba . Pari manta juga tidak sulit untuk diajak berenang bersama bila sudah mengenal manusia yang mendekatinya.

Ikan ini sangat menyukai perairan tropis yang hangat dan menyediakan plankton dalam jumlah besar sebagai makanan utamanya. Manta karang dapat ditemukan di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali serta Raja Ampat Papua Barat,

  Membuka mata lewat 5 film dokumenter yang angkat isu kerusakan lingkungan

“Turis mancanegara menyukai penyelaman bersama di sekitar Manta Point. Karena biasanya ada 20 pari manta berenang bersama di pagi hari,” kata Regig, seorang divemaster dari OK Divers Resort, Bali yang dimuat Indonesia.go.id.

Sedangkan manta oseanik paling sering dijumpai di perairan Raja Ampat. Sehingga perairan Raja Ampat menjadi satu-satunya daerah di Indonesia sebagai habitat dua jenis pari manta sekaligus.

Namun pari manta merupakan hewan dengan laju pertumbuhan sangat lambat, walau memiliki rentang hidup panjang. Selain itu manta memiliki tingkat melahirkan (fekunditas) rendah, hanya bereproduksi setiap dua hingga lima tahun.

3. Pelestarian pari manta

ikan pari manta (Nicholas Chew/Flickr)

Pada tanggal 17 September untuk pertama kali diperingatinya hari pari manta sedunia. Dalam IUCN Red List, populasi ikan pari manta bahkan memiliki status endangered atau terancam punah`pada 2013

Di Indonesia pari manta telah ditetapkan sebagai jenis ikan yang dilindungi penuh melalui Kepmen KP No.4 Tahun 2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Pari Manta. Denganitu, apapun aktivitas yang berkaitan dengan pari manta tidak diperbolehkan.

  Mengenal Vaquita, mamalia laut paling terancam yang hanya tersisa 10 ekor di dunia

“Jika masih tetap ada yang memperdagangkan atau menangkapnya dan kemudian mengambil bagian-bagian tubuh pari manta, maka ancaman hukuman sesuai perundangan akan menjerat pelakunya,” kata Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Agus Dermawan.

IUCN menyebutkan pari manta selain rentan karena tingkat reproduksinya yang rendah. Tetapi juga memberikan dampak besar terhadap pariwisata di sebuah daerah. Secara global, pari manta berkontribusi sebesar 140 juta dolar AS per tahun.

Bagi Indonesia kehadiran pari manta merupakan keunggulan bagi pariwisata bahari yang mampu menarik turis mancanegara. Terutama turis dengan minat khusus untuk penyelaman dan menikmati keindahan tarian manta di perairan Indonesia.

Studi yang dilakukan IUCN menyebutkan pada 2013 saja dari sektor khusus dengan atraksi pari manta di perairan Indonesia ini mampu menyumbang kepada kas negara sebesar 15 juta dolar AS dan menjadi yang terbesar ketiga di dunia.

Nilai ekonomi ini bahkan jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai jual daging dan insang pari manta di pasaran. Menurut catatan, seekor ikan pari manta hanya dihargai sekitar Rp1 juta di pasaran.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya