Macan dahan, salah satu spesies hewan paling indah yang terancam punah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Macan dahan (David Ellis/Flickr)

Setiap tanggal 4 Agustus diperingati sebagai Hari Macan Dahan Internasional, atau International Clouded Leopard Day. Macan dahan sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu jenis hewan terindah yang terancam punah.

Menilik sejarahnya, Peringatan Clouded Leopard Day pertama kali muncul di tahun 2018, hasil kolaborasi yang dipelopori Lauren Amos dan Dan Kemp. bersama Taman Satwa Liar Howlett, di Inggris. Sama seperti hari peringatan satwa lainnya, momen ini juga bertujuan untuk untuk meningkatkan kesadaran akan eksistensi hewan tersebut.

Seperti apa status keberadaannya saat ini dan hal apa saja yang perlu diketahui tentang macan dahan? Berikut uraiannya.

1. Beda macan dan harimau

beda harimau dan macan (via Tribunnews.com)

Lebih dulu membahas mengenai perbedaan macan dan harimau. Meski dari wujud fisik terlihat sama dan masuk dalam kategori hewan ‘kucing’, nyatanya kedua hewan ini jelas berbeda. Harimau termasuk pada spesies kucing besar atau big cat, sedangkan macan termasuk pada middle cat. Di mana middle cat umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil.

  Budidaya madu kelulut yang bantu kelestarian hutan Leuser

Spesies macan dahan secara umum dikenal sebagai macan dahan benua, dan memiliki nama ilmiah Neofelis nebulosa. Kucing satu ini memiliki ciri khas berupa corak bulu yang mencolok. Lain itu mereka juga dapat dibedakan dengan kakinya yang pendek serta ekor yang panjang.

Mereka merupakan hewan nokturnal yang aktif berburu di malam hari. Untuk ukuran kucing, mereka punya kebiasan unik karena banyak menghabiskan waktu di atas pohon. Bahkan mereka juga dapat bergerak dengan lincah di antara pepohonan.

Daerah sebarannya sendiri banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Mulai dari dataran rendah dan pegunungan China, Indochina, India, dan Semenanjung Melayu.

2. Spesies macan dahan di Indonesia

Spesies yang ada di Kalimantan (Felidae Fund/Flickr)

Keberadaan macan dahan juga dapat ditemui di tanah air, khususnya di wilayah hutan Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Yang menarik, tadinya individu di Indonesia masuk dalam spesies yang sama dengan Neofelis nebulosa. Namun semenjak tahun 2006, klasifikasinya dijadikan spesies terpisah dengan nama sendiri yakni Neofelis diardi.

Dari spesies Neofelis diardi, jenisnya dibagi lagi menjadi tiga sesuai wilayah tempat mereka tinggal. Tiga jenis yang dimaksud yakni Sunda clouded leopard, Sumatran clouded leopard, dan Bornean clouded leopard. Atau lebih dikenal dengan nama macan dahan Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.

  5 praktik eco-friendly ‘terniat’ dalam konser Coldplay di tahun 2022

Secara umum, panjang tubuh spesies macan dahan di Indonesia berada di kisaran 90 sentimeter. Sementara bobotnya berada di kisaran 12-25 kilogram. Yang menarik, gigi taring hewan satu ini dianggap sebagai gigi taring terpanjang secara proposional terhadap tengkorak, dibanding jenis kucing lainnya. Lain itu, bagian ekor macan satu ini juga disebut dapat tumbuh dengan ukuran nyaris sepanjang tubuhnya.

3. Status terancam

Spesies yang ada di Kalimantan (BKSDA Kalsel)

Sama seperti hewan lain yang terancam punah, masalah besar dari berkurangnya populasi macan dahan adalah karena hilangnya habitat. Di tambah lagi di beberapa negara lain, hewan ini banyak diburu untuk diambil bulunya, dikonsumsi, dan dijadikan bahan obat tradisional.

Padahal di Kalimantan sendiri, hewan satu ini dikenal sebagai predator puncak yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Untuk macan dahan benua/umum sendiri saat ini populasinya berada di status rentan, sama seperti yang ada di Jawa. Sementara itu untuk kedua jenis yang ada di Kalimantan dan Sumatra, populasinya berada di status terancam punah (endangered).

  Kisah pelikan, burung migran yang populasinya kian terancam

Artikel Terkait

Artikel Lainnya