Mengenal 5 jenis hutan yang ada di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi hutan (Kanenori/Pexels)

Setiap tanggal 21 Maret, dunia kembali memiliki hari istimewa untuk diperingati dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian yang tinggi terhadap alam. Yakni lewat hadirnya Hari Hutan Internasional atau International Day of Forest.

Pertama kali diperingati tahun 2012, Hari Hutan Internasional menjadi kesempatan untuk memahami pentingnya semua jenis hutan di masing-masing negara. Karena nyatanya, tidak semua negara memiliki jenis hutan yang beragam sekaligus.

Dan khusus untuk hal tersebut Indonesia patut berbangga. Pasalnya hampir semua jenis hutan yang ada di dunia, keberadaannya bisa dijumpai dengan mudah di alam Indonesia.

Apa saja jenis hutan yang ada di tanah air dan di mana letak perbedaan dari masing-masing jenis? Berikut daftar dan penjelasannya.

1. Hutan hujan tropis

Hutan hujan tropis kalimantan (Sergiobaffoni /Wikimedia Commons)

Jenis satu ini bisa dibilang paling populer dan diandalkan sebagai habitat alami berbagai jenis flora dan fauna di negeri ini. Hujan tropis adalah sebuah bioma atau ekosistem dalam skala luas yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan paling tinggi.

Dari segi tumbuhan biasanya hutan ini didominasi oleh pohon-pohon tinggi dengan batang dan daun yang besar. Sementara itu untuk keanekaragaman hewannya, kerap dijumpai berbagai spesies mamalia, primata, marsupial, reptilia, dan serangga.

  Peran orang Moi yang menjaga hutan Klasow, Papua Barat

Secara umum, hutan hujan tropis memiliki ciri utama berupa curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, namun disertai sinar matahari yang juga selalu cukup menyinari luas wilayahnya di sepanjang tahun.

Bicara mengenai penyebaran, hutan hujan tropis di Indonesia banyak dijumpai di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

2. Hutan mangrove

Hutan mangrove (Ketut Suyasa/Flickr)

Umumnya hutan ini seringkali dijumpai di wilayah pasang surut seperti daerah pantai. Hutan mangrove biasanya terdiri dari pohon bakau, nipah, pandan, dan rumput. Bukan cuma itu, keberadaan hutan ini juga menjadi tempat tinggal bagi beberapa spesies ikan kecil dan burung laut.

Bicara mengenai manfaat secara lebih spesifik, hutan mangrove banyak diandalkan sebagai pemecah dan penahan ombak yang dapat melindungi kehidupan yang ada di pesisir pantai dari abrasi bahkan tsunami.

Mengenai keberadaannya, hutan mangrove biasanya sudah pasti akan banyak ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kawasan pantai di sepanjang pulau mulai dari barat hingga timur.

3. Hutan sabana

Sabana di NTT (Prayudi Hartono/Flickr)

Satu hal yang menarik, meskipun disebut hutan sabana sebenarnya memiliki wujud yang lebih didominasi oleh hamparan padang rumput yang hanya diselingi oleh sejumlah pepohonan dan semak belukar.

  Alasan mengapa hutan hujan sangat istimewa bagi lingkungan

Karena kondisi itu pula, jenis ini tidak memiliki kekayaan vegetasi yang tinggi seperti tanaman dan satwa yang dapat tinggal di dalamnya. Lain itu, karakteristik hutan ini membuat keberadaannya hanya cocok dan banyak ditinggali oleh hewan berukuran besar. Adapun beberapa hewan yang biasanya banyak ditemui di hutan ini adalah hewan peternakan seperti sapi, kambing, dan kuda.

Biasa dijumpai di daerah timur Indonesia, salah satu hutan sabana yang cukup populer adalah sabana yang ada di Flores, Nusa Tenggara Timur.

4. Hutan musim

Hutan musim (Prasanths/ Wikimedia Commons)

Biasa dikenal juga dengan sebutan hutan gugur tropis, jenis satu ini hanya dapat dijumpai di wilayah yang memiliki iklim muson tropis (musim kemarau dan hujan). Tersebar di sekitar garis khatulistiwa di berbagai wilayah seperti Asia Tenggara, Afrika, Amerika, dan Australia. Karena itu hutan ini berada di perbatasan antara hutan hujan dan daerah kering.

Ciri khas yang paling terlihat dari jenis hutan satu ini adalah ketika musim kemarau tiba, pohon atau tumbuhan yang ada akan menggugurkan daunnya. Namun bila sudah melewati masa itu, daunnya akan tumbuh dan kembali hijau.

  Penyelamatan trenggiling, satwa langka yang kerap diburu untuk obat tradisional

Di Indonesia, hutan musim terdpaat di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan, dan Yogyakarta. Pohon yang dapat ditemui pada jenis hutan ini biasanya didominasi oleh pinus, cemara, dan jati.

5. Hutan lumut

Hutan lumut di Padang, Sumatra Barat (Cor Flameling/Flickr)

Sesuai namanya, jenis hutan satu ini dijuluki hutan lumut karena memang vegetasi kawasannya didominasi oleh lumut. Hutan lumut memiliki ciri yaitu terletak pada dataran tinggi dengan udara yang lembab dan suhu yang rendah sehingga kawasan akan tertutup dengan kabut.

Kondisi tersebut juga membuat spesies hewan fauna yang biasa dijumpai di hutan lumut cukup unik. Biasanya hewan di habitat ini memiliki ciri khas berupa bulu yang lebih tebal untuk beradaptasi dengan lingkungannya supaya tetap merasa hangat.

Satwa yang hidupdi hutan ini biasanya berupa mamalia seperti kelinci, tupai, landak, dan serigala. Sementara itu untuk jenis tumbuhan yang ditemui biasanya terdiri dari lumut kerak, lumut Sphagnum, jenis tumbuhan rumput, dan tanaman epifit seperti anggrek, jamur, dan tumbuh pendek lainnya.

Di Indonesia, hutan lumut berada di wilayah Gunung Lumut, Kalimantan Timur, Hutan Lumut Gunung Singgalang, Sumatra Barat, dan Pegunungan Argopuro, Jawa Timur.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya