Gempa Bali menyentak, sentimen negatif menyeruak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi sunset di Kuta, Bali (ketut bolank/Flickr)

Gempa berkekuatan magnitudo 5,8 SR mengguncang selatan Bali, Senin petang (22/8/2022), pukul 16:36:33 WITA. Menurut keterangan laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), disebutkan bahwa pusat gempa berlokasi 74 km tenggara Kuta Selatan, dengan kedalaman 124 km.

Meski demikian, BMKG menyebut gempa yang disebabkan aktivitas lempeng tersebut tidak berpotensi tsunami, walau warga yang berada di lokasi merasakan getaran gempa  yang begitu kuat.

Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Namun BMKG mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Getaran gempa juga dirasakan warga di wilayah di Kabupaten Banyuwangi, sekira pukul 15.37 WIB, meskipun hanya beberapa saat saja.

Isu gempa Bali dalam ranah daring

Isu terkait pemberitaan Gempa Bali pada hari ini, Senin (22/8), cukup tinggi dengan catatan 65 penyebutan kata kunci (mention) yang menghasilkan sebaran (reach) pemberitaan sebesar 2,5 juta.

Dari total keseluruhan 110 mention, terdapat 16 sentimen negatif dan 0 sentimen positif. Hal tersebut menandakan kabar ini cukup meresahkan masyarakat terdampak.

  Dunia bersorak, buaya berkalung ban akhirnya terbebas

Terkait analisis kata kunci Gempa Bali, ada dalam tabel infografik berikut.

Infografik di atas menggambarkan bahwa platform video masih mendominasi kabar soal gempa tersebut dengan sebaran konten sebesar 53,6 persen (59 mention). Sementara pemberitaan daring ada di posisi ke-2 dengan mendominasi sebaran sebanyak 41,8 persen (46 mention).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya