Ambulans Motor, layanan kesehatan reaksi cepat dari SalamAid

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Armada layanan kesehatan reaksi cepat SalamAid | SalamAid

Setelah sebelumnya memberikan layanan ambulans yang dilakukan oleh lembaga sosial kemanusiaan SalamAid, guna memberikan moda transportasi secara gratis untuk pasien maupun pengantaran jenazah, kini tim SalamAid melengkapi armadanya dengan ambulans motor.

Armada ini merupakan layanan kesehatan reaksi cepat, baik untuk korban yang berada di rumah wilayah padat penduduk (gang sempit), korban kecelakaan, dan lainnya. Driver motor akan membawa tenaga medis terampil untuk melakukan penanganan pertama pada korban/pasien.

Layanan ini tentu sangat dibutuhkan bagi mereka yang mengalami kejadian kecelakaan atau sakit secara mendadak dan sudah barang tentu membutuhkan pertolongan pertama, sebelum dibawa ke rumah sakit/klinik ketika mengalami kondisi yang cukup serius.

Dengan mobilitas yang cukup padat, khususnya di wilayah Bogor, diharapkan armada ambulans motor dapat melakukan manuver-manuver untuk mencapai lokasi tujuan secara cepat dan efisien. Hal yang sangat penting dibutuhkan pasien/korban.

Direktur SalamAid, Luthfi Kurnia, menyebut bahwa layanan ini merupakan respons dari banyaknya laporan yang membutuhkan layanan kesehatan darurat secara cepat, sehingga pihaknya merasa perlu mempersiapkan armada yang relatif lebih lincah dan efisien untuk penanganan dan pertolongan pertama.

  Souls Academy lakukan latihan penyelamatan kebencanaan Water Rescue

Layanan gratis sepanjang hari sepekan penuh

Ambulans motobike SalamAid | SalamAid
 
Keseriusan akan kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat, saat ini menjadi salah satu fokus utama lembaga sosial kemanusiaan SalamAid, karenanya layanan ambulans gratis ini hadir 24 jam sehari 7 hari sepekan.
 
Selain untuk membantu pasien yang harus dilarikan ke rumah sakit atau sebaliknya, layanan ambulans SalamAid juga melayani untuk transportasi penguburan jenazah dari rumah sakit atau dari rumah duka, yang nyatanya ini mendapatkan respons positif dari masyarakat.
 
Transportasi untuk pasien dalam keadaan kritis memang memiliki risiko pada kondisi gawat darurat. Keterlambatan penanganan boleh jadi berdampak pada kematian pasien, karenanya penting kiranya memprioritaskan penangangan dan transportasi atau rujukan bagi pasien.
 
Merujuk pasien gawat darurat tentu harus sedini mungkin ditangani, dan memerlukan moda ambulans gawat darurat yang dilengkapi dengan perlengkapan penanganan kegawat daruratan serta memerlukan penanganan dari dokter dan perawat berkemampuan penanganan gawat darurat.
 
Saat ini masih ditemui belum optimalnya proses rujukan pasien gawat darurat, karena terkendala sarana transportasi, lain itu masih juga ditemukan juga penggunaan kendaraan roda dua dalam merujuk pasien ke rumah sakit/IGD. Dengan ojek online/motor misalnya.
 
Semoga upaya-upaya kebaikan ini mendapatkan respons yang positif dari semua lapisan masyarakat maupun instansi lainnya, sehingga untuk mewujudkan layanan kesehatan yang optimal dan lebih terukur bisa lebih memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan terbaik di tengah masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
 
SalamAid juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dari Samudera Indonesia @samudera.id untuk dukungan penuh terhadap gerakan kebaikan melalui pengadaan unit ambulans motor agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat.
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by SalamAid (@salam.aid)

Artikel Lainnya

Video

Program