3 fakta unik bumi yang tak banyak diketahui

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi bumi (Kevin Gill /Flickr)

Bumi istimewa. Karena sejauh ini, hanya bumi satu-satunya planet di tata surya yang terbukti dihuni oleh kehidupan. Bukti akan hal tersebut setidaknya diyakini oleh sejumlah ilmuwan, yang sudah melakukan penilitian selama puluhan tahun.

Fakta di atas hanya satu dari segelintir hal menarik yang dimiliki bumi. Selain itu, nyatanya masih ada sejumlah fakta menarik dari planet yang saat ini diketahui dihuni oleh sebanyak lebih dari 7 miliar umat manusia tersebut. Dan jumlah itu belum termasuk jutaan spesies makhluk hidup berupa flora dan fauna yang ada.

Apa saja fakta menarik lain dari Bumi yang menarik untuk disimak?

1. Ada benua ke-8

Zealandea, benua ke-8 yang tenggelam (trtworld.com)

Selama ini dalam pengetahuan umum disebutkan jika terdapat 7 benua yang ada di bumi. Benua tersebut terdiri dari Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Antartika, Australia, dan Asia. Padahal, selain itu ada satu benua lagi yang sebenarnya dimiliki bumi, namun saat ini 94 persen wujudnya berada di bawah permukaan laut, lebih tepatnya pada kedalaman 1.250 meter.

  Mengapa nyamuk lebih memilih menggigit manusia ketimbang hewan?

Benua yang dimaksud adalah Zealandia. Benua tersebut sebenarnya mencakup wilayah Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan Pulau Norfolk, yang saat ini dimasukkan dalam anggota benua Australia. Zealandia disebut sebagai masa kerak bumi yang hampir tenggelam setelah memisahkan diri dari Australia dan Antartika sekitar 60-130 juta tahun yang lalu.

Tim peneliti yang dipimpin Nick Mortimer dari GNS Science secara resmi baru menetapkan Zealandia sebagai benua di peta dunia pada tahun 2017. Lain itu, terungkap kalau benua tersebut diperkirakan memiliki luas 4,9 juta kilometer.

2. Sebagian wilayah Kanada punya gravitasi beda

Teluk Hudson di Kanada yang punya gravitasi berbeda (Mark Hunter/Flickr)

Bumi selama ini digambarkan sebagai planet berbentuk lingkaran atau bola yang bulat sempurna. Padahal, beberapa ilmuwan menyebut jika bumi tidak berbentuk bulat sempurna. Sama halnya seperti kepala atau tengkorak, ada beberapa bagian dari bumi yang lebih menonjol pada titik tertentu.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya fenomena perbedaan gaya gravitasi yang lebih rendah di tempat tertentu, salah satunya Teluk Hudson, Kanada. Perbedaan gravitasi tersebut rupanya mempengaruhi massa yang tidak merata, dan dapat membuat massa atau berat seseorang lebih ringan saat berada di wilayah tersebut, jika dibandingkan saat berada di wilayah lain bumi.

  Cara kecoak bertahan hidup dari hantaman asteroid yang musnahkan dinosaurus

Bukti lain yang menunjukkan kalau bumi tidak bulat sempurna adalah adanya perbedaan diameter di dua titik berbeda. Misal, diameter di khatulistiwa tercatat sebesar 12.756 kilometer, sementara diameter di kutub adalah sebesar 12.714 kilometer.

3. Everest bukan gunung tertinggi di Bumi

Gunung Everest (pim_dg/Flickr)

Jika ditanya mengenai apa nama gunung tertinggi di bumi, umumnya orang pasti akan merujuk ke gunung Everest yang berada di antara wilayah Tibet dan Nepal. Ketinggian dari gunung Everest sendiri memang tercatat berada di angka 8.849 meter.

Tapi ternyata, jika dihitung secara keseluruhan ada gunung yang lebih tinggi dari Everest. Yakni gunung Mauna Kea, yang berada di Hawaii. Memang, jika diukur dari segi permukaan di atas laut, permukaan gunung tersebut hanya berada di kisaran 4.105 meter, kurang dari setengahnya gunung Everest.

Tapi kenyataanya, Mauna Kea sendiri merupakan gunung yang jika dilihat secara menyeluruh, bagian dasarnya berada di bawah laut. Dan jika dihitung secara keseluruhan, tingginya bisa mencapai 33.497 kaki atau sekitar 10.211 meter. Angka tersebut lebih tinggi sekitar 2.000 meter dari gunung Everest, menurut Survei Geologi Amerika Serikat.

  Tentang perilaku aneh hewan sebelum bencana dan potensi menjadi sistem peringatan dini

Artikel Terkait

Artikel Lainnya