3 hal mengerikan yang akan terjadi jika matahari tak lagi menyinari bumi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
matahari bumi
Ilustrasi Matahari yang menyinari Bumi (Kenneth Brooks/Flickr)

Dalam tata surya, Matahari memiliki peran penting bagi planet-planet yang berputar mengelilinginya, termasuk Bumi.

Sebagai gambaran, Matahari selama ini jadi satu-satunya faktor terjadi siang dan malam. Lain itu, bisa hidupnya berbagai makhluk yang ada di bumi juga dipengaruhi oleh bintang terbesar di tata surya tersebut.

Di lain sisi, kalangan ilmuwan tertentu ada yang mempertanyakan sekaligus melakukan riset tersendiri mengenai hubungan antara Matahari dan Bumi. Mereka meneliti perumpaan dan hipotesis, apa yang akan terjadi jika saja Matahari tak lagi memancarkan cahayanya.

Hasilnya, kemungkinan situasi yang terjadi benar-benar mengerikan bahkan tak pernah terbayangkan. Lantas bagaimana jika Bumi tak lagi disinari oleh Matahari? Berikut 3 prediksi situasi yang akan terjadi.

1. Matahari hilang, Bumi membeku

Ilustrasi bagian bumi yang membeku (Margarita Cabre/Flickr)

Seperti yang diketahui, selama ini Bumi bisa memiliki suhu yang relatif stabil dan mendukung adanya kehidupan adalah karena dilingkupi sinar matahari. Meski di setiap wilayah berbeda, kondisi suhu yang dimiliki juga beragam karena tidak ratanya permukaan bumi yang terkena sinar matahari.

  Jangan sampai tertukar, ini bedanya iguana dan bunglon

Misalnya di kutub utara dan selatan, kedua sisi bumi tersebut jadi dua titik yang mendapat penyinaran pusat tata surya paling minim. Sehingga tak heran, jika kawasan tersebut dilingkupi oleh es karena memang suhunya yang sangat rendah, dan nyaris tak mendapat sinar matahari.

Sekarang bayangkan, jika kondisi tersebut terjadi ke semua permukaan bumi tanpa terkecuali. Mengutip penjelasan Curious Astro Cornell Edu, disebutkan bahwa jika Bumi tidak disinari oleh Matahari maka akan mengalami penurunan suhu.

Hal tersebut diyakini akan membuat Bumi membeku, dan akhirnya tidak dapat lagi mendukung kehidupan makhluk hidup di dalamnya.

2. Punahnya segala jenis tumbuhan

Ilustrasi tumbuhan tanpa Matahari (harold_noe/flickr)

Selama ini tumbuhan bertahan hidup dan berkembang biak dengan melakukan proses fotosintesis. Di mana seperti yang kita tahu, hal paling penting nan utama dalam proses fotosintesis adalah adanya terpaan sinar matahari.

Apabila matahari tak lagi bersinar, maka bukan tidak mungkin semua jenis tanaman baik yang tidak dikonsumi atau dikonsumsi oleh manusia akan sulit tumbuh. Belum lagi selain berfotosintesis, tumbuhan sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu organisme yang dapat menampung air bersih di bagian akarnya.

  Ini 5 kondisi mengerikan yang terjadi jika bumi berputar cepat

Pada akhirnya jika tidak bisa lagi tumbuh, bukan tidak mungkin jika umat manusia akan mengalami kesulitan sumber pangan.

3. Dilanda kegelapan

Ilustrasi Bumi yang gelap (ted337/flickr)

Yang satu ini tak perlu dipertanyakan lagi, terjadinya siang dan malam bisa terjadi karena bumi berputar sehingga menyebabkan perbedaan waktu berupa gelap dan terang. Sebenarnya, pada malam hari pun kondisi di bumi tidak benar-benar gelap. Hal tersebut lantaran Bumi masih mendapat pantulan sinar Matahari dari Bulan.

Namun jika matahari tak lagi menyinari bumi, maka kehidupan manusia dan mahluk lainnya akan dilingkupi oleh suasana gelap permanen baik waktu siang ataupun matahari.

Mengutip New Sicentist, jika Matahari berhenti menyinari Bumi mungkin lautan dan udara akan mengalami kondisi kehangatan sendiri untuk beberapa saat. Namun setelahnya, dipastikan jika semua kehidupan di Bumi termasuk di darat dan lautan akan berubah membeku dan punah.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya