Selain Bima Sakti, ini deretan galaksi yang ada di alam semesta

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi Galaksi (Romy Hoogenboom/Flickr)

Tata surya, galaksi, dan alam semesta adalah salah satu materi dasar di bidang sains yang umumnya didapat saat bangku sekolah menengah pertama (SMP). Karena itu, sebagian besar orang pasti tau kalau bumi di tata surya tempat umat manusia hidup saat ini dikenal dengan nama galaksi Bima Sakti.

Tapi sebenarnya selain itu, di dunia ini masih terdapat keberadaan galaksi lainnya. Yang artinya juga, bumi dan tata surya tempat manusia hidup saat ini masih merupakan bagian paling kecil dari rangkaian miliaran benda yang ada di ruang angkasa.

Sebelum mengenal deretan galaksi yang ada di dunia selain Bima Sakti, kita perlu mengenal lebih dulu apa pemahamannya. Galaksi adalah kumpulan dari bintang yang membentuk suatu sistem yang terdiri dari satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar. Benda angkasa tersebut dikelilingi oleh benda-benda angkasa lain sebagai anggota yang bergerak mengelilinginya secara teratur.

Galaksi apa aja yang ada di dunia? Berikut di antaranya:

1. Andromeda

Andromeda (jared bowens/Flickr)

Galaksi satu ini merupakan salah satu galaksi yang berada paling dekat dengan Bima Sakti. Dikenal juga dengan identifikasi nama M31 atau Messsier 31, galaksi Andromeda nyatanya bisa diamati dengan mata telanjang dari Bumi. Lebih tepatnya, galaksi ini bisa diamati paling jelas pada kisaran bulan September sampai November.

  Capung, serangga purba andal pengendali hama dan pemangsa nyamuk malaria

Diketahui kalau Andromeda pertama kali dituliskan dalam buku oleh astronomer asal Persia bernama Abd Al-Rahman Al-Sufi. Sosok tersebut diyakini menuliskan tentang galaksi Andromeda pada bukunya yang berjudul The Book of Fixed Stars, pada tahun 964 masehi.

Sedikit mengenal karakteristiknya, galaksi satu ini memiliki bentuk spiral dan berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi. Fakta lainnya, disebutkan kalau ukuran dari Andromeda dua kali lipat lebih besar dari diameter galaksi Bima Sakti.

2. Ursa Mayor

Ursa Mayor (Jesús M. Vargas/Flickr)

Galaksi satu ini diidentifikasi oleh para astronom di bumi dengan nama M101. Sama seperti Andromeda, ukuran dari Ursa Mayor sendiri juga disebutkan hampir dua kali dari ukuran Bima Sakti. Bentuknya elips dengan inti yang didominasi cahaya dari bintang-bintang kekuningan. Galaksi Ursa Mayor dan Bumi diketahui berjarak sekitar 23 juta tahun cahaya.

Yang menarik, galaksi Ursa Mayor punya tujung bintang utama yang dari bumi terlihat karena polanya membentuk sebuah konstelasi atau rasi bintang. Dan rasi bintang tersebut yang diyakini kerap menjadi patokan berlayar bagi para nelayan terdahulu sebelum ada kompas.

  Mengapa tikus sering dijadikan objek percobaan dalam penelitian?

Rasi bintang yang dimaksud juga banyak dikenal dengan nama Polar Bear, karena polanya membentuk beruang besar. Bukan cuma itu, di beberapa wilayah Nusantara kumpulan bintang tersebut juga populer sebagai penanda dimulainya waktu tanam padi.

3. Galaksi Magellan

Magellan (Luis Argerich/Flickr)

Selain galaksi besar seperti Bima Sakti dan dua jenis yang disebutkan di atas, di alam semesta ini rupanya juga ada yang disebut dengan galaksi kerdil. Sesuai namanya, galaksi kerdil/kecil adalah galaksi yang hanya memiliki ribuan bintang atau benda angkasa. Di mana jumlahnya jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan galaksi Bima Sakti atau galaksi besar lainnya.

Galaksi Magellan, merupakan salah satu galaksi kerdil yang paling dikenal dan memang berada dekat dengan Bima Sakti. Rangkaian galaksi satu ini juga lebih banyak dikenal dengan nama awan Magellan.

Galaksi ini rupanya juga pertama kali dicatat oleh astronom Al-Sufi dalam buku yang sama seperti yang disebutkan di atas. Diperkirakan kalau terbentuknya Magellan berasal dari salah satu bintang yang meledak pada abad ke-4. Di mana bintang yang dimaksud kemudian dikenal dengan nama SN 1987 A yang pada saat itu memiliki cahaya sangat terang.

  Mengenal garis karman, pembatas antara bumi dengan ruang angkasa

4. Galaksi Black Eye

Black eye (islam beheiri/Flickr)

Sesuai namanya, Black Eye merupakan galaksi yang dikelilingi oleh cincin berwarna sangat gelap. Dikenal juga dengan sebutan galaksi Mata Hitam dan nama M64, identifikasinya pertama kali dicatat oleh Edward Pigott pada 23 Maret 1779.

Black Eye punya bentuk spiral dan disebut berada di lokasi yang bisa dibilang terisolasi, dan berjarak sekitar 17-24 juta tahun cahaya dari Bumi. Disebutkan kalau ada satu ciri menarik yang membuat galaksi satu ini berbeda dengan galaksi lainnya, yaitu dari segi gerakan.

Lebih detail, galaksi umumnya bergerak mengikuti satu arah. Baik semua bintang, debu, dan gas dari galaksi akan berputar ke arah yang sama. Tapi pada Black Eye terdapat perbedaan, di mana gas pada wilayah luar berputar berlawanan arah, dibanding gerakan gas dan bintang yang ada di dalam.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya