Hewan terancam punah di dunia pada dekade terakhir

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Komodo, salah satu hewan terancam (Honiara999/Flickr)

Kepunahan berbagai macam spesies hewan menjadi hal yang tak terhindarkan. Terutama jika bicara mengenai siklus hidup saat ini yang didominasi oleh kerusakan lingkungan. Tak heran, jika dari waktu ke waktu angka spesies hewan yang terancam punah terus bertambah.

IUCN sebagai organisasi internasional untuk konservasi sumber daya alam, mengklasifikasikan status populasi hewan dengan tujuh tingkat. Tingkat yang dimaksud dimulai dari status paling aman yakni least concern atau sedikit diperhatikan. Setelahnya diikuti dengan status mendekati terancam, rentan, terancam, terancam punah, punah di alam liar, dan punah.

Dalam kurun waktu 10 tahun (2010-2020), situasi diperburuk dengan semakin bertambahnya jumlah spesies hewan yang masuk status terancam punah. Di tahun 2011 saja, tercatat jika ada sebanyak 10.405 spesies hewan terancam punah. Kemudian di tahun 2012, angka tersebut bertambah menjadi sebanyak 10.820 spesies.

Pertambahan terus terjadi dari tahun ke tahun dengan angka yang beragam. Misal di tahun 2013, ada sebanyak 392 spesies hewan yang masuk status terancam punah. Peningkatan lebih besar bahkan kembali terjadi di tahun 2014 dengan penambahan sebanyak 606 spesies.

  Kota pencemar udara tertinggi di Asia Tenggara (2020)

Meski penambahan lebih sedikit terjadi pada tahun 2015 yakni di kisaran 164 spesies, namun tak menutup penambahan signifikan yang terjadi setelahnya. Di tahun-tahun berikutnya, tercatat jika spesies hewan terancam punah bertambah di angka 648 spesies (2016), 637 spesies (2017), 215 spesies (2018), dan 752 spesies (2019).

Terakhir, pertambahan terbanyak terjadi pada tahun 2020 yang berada di angka 1.268 spesies. Angka tersebut membuat catatan hewan terancam punah di dunia meningkat dari 10.405 spesies menjadi 15.502 spesies dalam kurun waktu 10 tahun.

Data hewan terancam punah (2011-2020)

Sumber: IUCN Red List (2021)

Visual data: Way

Penulis: Sina

Artikel Terkait

Artikel Lainnya