Produksi kayu hutan (2010-2020)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi produksi kayu (jen.ivana/flickr)

Secara keseluruhan terdapat 3 jenis hasil produksi kayu hutan yang ada di Indonesia, yakni kayu bulat, kayu gergajian, dan kayu lapis. Dari ketiga output tersebut, jenis yang paling mendominasi keseluruhan hasil produksi adalah kayu bulat.

Dalam waktu 10 tahun (2010-2020), hasil produksi kayu bulat selalu mencapai output berpuluh-puluh kali lipat dibanding dua jenis kayu lainnya. Misal pada tahun 2010, hasil kayu bulat mencapai angka 41,9 juta meter kubik. Kemudian diikuti kayu lapis dengan produksi 3,3 juta meter kubik, dan kayu gergajian yang hanya berada di angka 898 ribu kubik.

Gambaran perbedaan tersebut terus terjadi pada tahun-tahun berikutnya. Lebih detail, kayu bulat mengalami kenaikan output di tahun 2011 menjadi 42,7 juta meter kubik. Sempat menurun drastis pada tahun 2012 hanya menjadi 6,5 juta meter kubik, namun produksinya kembali meningkat di tahun-tahun mendatang.

Catatan produksi kayu bulat tertinggi terjadi di tahun 2018, dengan hasil produksi sebanyak 47,9 juta meter kubik. Sementara itu tahun 2020, tidak ada data baik dari BPS maupun KLHK yang menunjukkan berapa banyak hasil produksi di tahun tersebut.

  Lebih tahan dari manusia, hewan bisa berpuasa hingga ratusan hari

Di lain sisi dari kayu lapis, tercatat jika dalam kurun waktu yang sama hasil produksinya cenderung stabil. Dalam artian, produksinya secara konsisten berada di kisaran 3,2 juta sampai 3,8 juta meter kubik. Kecuali pada tahun 2018 dan 2019, hasil produksinya masing-masing mencapai 4,2 juta meter kubik dan 4,1 juta meter kubik.

Terakhir untuk jenis kayu gergajian, dalam kurun waktu yang sama hasil produksinya tidak pernah melampaui 3 juta meter kubik. Produksi paling sedikit terjadi di tahun 2010 dengan hasil sebanyak 898 ribu kubik. Sedangkan hasil produksi terbanyak tercapai di tahun 2020 dengan hasil di angka 2,58 juta meter kubik.

Produksi kayu hutan (2010-2020)

Satuan: Meter kubik (M3)
Sumber: KLHK

Artikel Terkait

Artikel Lainnya