Provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia (2018-2021)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Ilustrasi padi (sue emran/Flickr)

Padi merupakan komoditas penting di Indonesia, karena sebagian besar masyarakatnya masih bergantung pada nasi yang berasal dari tumbuhan tersebut. Memang, kenyataanya Indonesia masih harus bergantung pada keran impor untuk memenuhi kebutuhan beras di tanah air.

Tapi sejatinya, produksi padi di dalam negeri sendiri juga tidaklah sedikit. Tercatat jika setidaknya ada beberapa wilayah/provinsi yang dikenal sebagai penghasil padi terbesar dari tahun ke tahun. Dan lagi-lagi, provinsi yang berada di peringkat pertama adalah Jawa Timur (Jatim).

Bukan hanya unggul menghasilkan jahe dan daging sapi terbanyak berdasarkan data yang Bahadur publikasikan sebelumnya, Jatim rupanya juga unggul dalam hal menghasilkan padi. Berdasarkan data BPS dalam kurun waktu 2018-2021, jumlah padi yang dihasilkan Provinsi Jatim mencapai angka 39,5 juta ton.

Berbeda tipis, setelahnya di posisi ke-2 ada Jawa Tengah yang menghasilkan sebanyak 39,3 juta ton padi dalam kurun waktu sama. Masih di Pulau Jawa, provinsi penghasil padi terbanyak berikutnya datang dari Jawa Barat dengan 36,9 juta ton hasil tanaman padi.

  Mayoritas petani berusia di atas 40, ancaman kedaulatan pangan?

Menyebar di luar Pulau Jawa, tiap provinsi berikutnya menunjukkan perbedaan cukup besar dengan hasil tanaman padi di bawah 30 juta ton. Lebih detail, deretan provinsi yang dimaksud terdiri dari Sulawesi Selatan (20,8 juta ton) dan Sumatra Selatan (10,9 juta ton).

Masih dalam kurun waktu yang sama, ada juga provinsi lain yang menghasilkan tanaman padi kurang dari 10 juta ton. Dua di antaranya yakni Lampung (9,8 juta ton) dan Sumatra Utara (8,2 juta ton).

Provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia (2018-2021)

Satuan: Ton

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya